Jakarta, NU Online
Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Subiakto Tjakrawardaya Tjakrawerdaja berharap agar warga NU mengembangkan koperasi sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi.
“Koperasi merupakan wadah untuk menggabungkan berbagai usaha kecil agar memiliki kekuatan,” tuturnya dalam lokakarya "Meningkatkan Kesejahtaraan Warga NU lewat Lembaga Kegiatan Keuangan Mikro dan Koperasi hasil kerjasama antara Nusumma dan Rabobank Foundation di Gd. PBNU, Rabu.
Dalam <>pengamatannya, banyak sektor usaha yang dijalankan kurang efisien karena kapasitasnya terlalu kecil. Saat ini rata-rata petani hanya memiliki lahan kurang dari setengah hektar, padahal idealnya adalah dua hektar. Kondisi-kondisi ini bisa diatasi dengan membentuk koperasi agar usaha menjadi lebih efisien.
Dikatakannya bahwa koperasi juga harus mampu berhubungan dengan sektor perbangkan untuk meningkatkan kapasitas permodalannya dan peran intermedianya kepada masyarakat. Fungsi ini penting karena banyak sektor usaha kecil yang tidak bisa memenuhi persyaratan untuk memperoleh kredit dari dunia perbankan dan peran ini bisa dijalankan oleh koperasi atau BMT. (mkf)
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua