Madrasah Diniyah Perkuat Pendidikan Karakter Bangsa
NU Online Ā· Ahad, 25 Maret 2012 | 08:00 WIB
Blora, NU Online
Pendidikan karakter yang belakangan ini digencarkan pemerintah sejalan dengan misi Madrsah Diniyah (Madin). Bahkan, keberadaan madin bisa memperkuat pendidikan karakter bangsa. Karena berbicara karakter tidak bisa dilepaskan dengan berbicara sopan santun dan akhlakul karimah.Ā <>
āPembelajaran di madin sarat dengan materi akidah akhlak, dan materi itu bisa memperkuat pendidikan karakter,ā ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blora, H Selamet Pamudji di hadapan 426 kepala madin se-Kabupaten Blora, dalam halaqoh āMenggagas Regulasi Wajib Belajar pada Madin di Kabupaten Blora, Sabtu (24/3) di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Khozinatul Ulum.Ā
Menurutnya, kebijakan ujian nasional yang hanya terfokus pada empat mata pelajaran ternyata mempunyai efek yang cukup luas. Diantaranya, sekolah dan siswa cenderung mendalami empat mata pelajaran yang diujikan. Yakni, matematika, IPA, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Sementara pelajaran yang lain dianggap tidak penting.Ā
Kondisi itu bisa terlihat di banyak sekolah dimana siswa dan guru-guru melaksanakan les (tambahan jam pelajaran di sore hari) untuk empat mata pelajaran tersebut, sementara pelajaran yang lain tidak pernah di leskan. Tidak hanya itu, siswa juga berbondong-bondong mengikuti kursus sore atau malam hari.
āAkibatnya, anak-anak tidak punya waktu untuk mengaji atau belajar di madin,ā tambahnya.
Dia, setuju dengan sejumlah pendapat bahwa moralitas atau karakter generasi muda sekarang mengalami penurunan. Saat ada kantin kejujuran, ternyata sifat jujur masih menjadi persoalan krusial. Terbukti, saat ini banyak kantin kejujuran berguguran. Kantin kejujuran ambruk, karena siswa yang tidak jujur.
Persoalan yang memprihatinkan ini, perlu dicarikan solusi. Salah satu solusinya adalah agar orang tua menyekolahkan siswanya di madin pada sore hari. Karena, pendidikan di madin akan memperkuat karakter anak didik.Ā
āSaya akan mengeluarkan himbauan dalam bentuk lisan atau tertulis ke sekolah-sekolah agar siswanya diikutkan ke madin pada sore hari,ā tambahnya.
Redaktur Ā Ā : Syaifullah Amin
Kontributor : Sholihin Hasan
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
3
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
4
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
5
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
6
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
Terkini
Lihat Semua