Malam Pesta Seni Budaya NU Sudan, Mencari Keindahan Hakiki
NU Online · Sabtu, 1 November 2008 | 20:19 WIB
Zaman yang sulit untuk mendapatkan kedamaian dan ketenteraman serta keindahan hakiki, seperti sekarang ini, disebabkan hiruk piruknya politik dan kepentingan pribadi. Egoisme muncul di mana-mana.
Demikian menggema dalam Malam Pesta Seni Budaya yang diselenggarakan di pinggir Sungai Nil oleh Sanggar Seni Budaya (SSB) Khartoum, Kamis (30/10) malam lalu.<>
Acara dimulai dengan sholat maghrib berjamaah yang dilanjutkan dengan Dzikir Seni Budaya dipimpin langsung oleh DR KH Moh. Badrussalam Shof yang akrab dipanggil Kang Badrus, mantan Rais Syuriyah PCINU Sudan.
Duet seniman Rodhi asli Sulawesi dan Budi yang berdarah Banten Jabar membawakan acara Malam Pesta Seni itu, dari mulai lantunan sholawat dengan musik, persembahan beladiri, lagu kenangan, unjuk kebolehan para gitaris, seruling emas, pembacan puisi, cerita pendek, syair, dan nyanyian merdu, hingga humor segar dan tebak-tebakan.
“Kita harus membudayakan indah, damai dan tenteram,” kata Kang badrus yang mengenakan baju safari dan berkopyah merah di depan para seniman. Malam Pesta Seni kali ini memang membawa moto “Membudayakan Indah, Damai dan Tentram”.
Hadir turut mensukseskan pada acara itu Kepala Rumah Tangga Wisma Dubes RI untuk Sudan dan Eriteria Siti Aisyah, Direktur Pertamina di Sudan yang juga jadi donatur SBB Rubiadi, Ketua PCINU Sudan H Abd Wahab Nafan, seniwati aktivis Muslimat NU Sudan Vita, dan para seniman penggiat PCINU Sudan yang datang dari berbagai daerah dan pesantren di Indonesia. (nam)
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
4
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
5
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua