Rektor Universitas Indonesia (UI), Gumilar R Somantri meresmikan Masjid Attauhid Arief Rahman Hakim UI pada Selasa (29/12), kampus UI Salemba, Jakarta. Penyelesaian pengembangan Masjid ARH UI menelan biaya lebih kurang Rp 16 miliar yang berasal dari bantuan Atase Agama Kedubes Arab Saudi dan Pemda DKI.
Setelah dikembangkan sejak 2004, Masjid ARH UI menjadi masjid yang lebih besar dan megah. Selain itu, sekarang masjid tersebut mempunyai 4 lantai dan bentang struktur atas tanpa kolom sepanjang 40 meter.<>
"Cuma tetap mempertahankan nilai sejarah," ungkap Kepala Kantor Komunikasi/Jubir UI, Vishnu Juwono.
Masjid ini merupakan salah satu bangunan bersejarah yang dibangun pada era awal kemunculan orde baru. Pemberian nama ARH sendiri, jelas Vishnu, merupakan penghormatan kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran UI, Arif Rahman Hakim yang gugur dalam unjuk rasa di depan istana kepresidenan.
Pendirian Masjid ini berawal dari keinginan untuk meningkatkan kegiatan rohani Islam UI pada hari-hari besar keagamaan di Indonesia.
Kini, tutur Vishnu, masjid tersebut diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan, pendalaman, dan pengembangan agama Islam serta memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
6
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
Terkini
Lihat Semua