Masjid Nabawi Ternyata Tidak Buka 24 Jam
NU Online · Rabu, 13 Oktober 2010 | 03:12 WIB
Madinah, NU Online
Masjid Nabawi sebagai Masjid pusat kegiatan keislaman di Provinsi Madinah ternyata juga memiliki waktu "istirahat." Pada waktu ini, para peziarah biasanya diminta secara halus untuk keluar dari Masjid Nabawi. Lalu pintu-pintu Masjid Nabawi pun ditutup rapat-rapat.
Â
Penutupan ini biasanya dilakukan pengelola Masjid mulai dari jam 24 tengah malam sampai jam 03.30 waktu setempat. Selama penutupan pihak pengelola Masjid melakuakan kegiatan bersih-bersih lokasi dalam masjid. Namun demikian buk<>an berarti semua pintu Masjid Nabawi benar-benar tertutup.
Â
Jika tetap ingin berada di dalam pada tengah malam tersebut, atau ingin masuk Masjid Nabawi ketika tengah malam, maka Anda harus cermat. Sebenarnya ada dua pintu yang masih selalu terbuka, yakni Bab (pintu) Salam dan Bab Jibril.
Â
Kedua pintu ini terletak di sebelah sisi kanan dan kiri sebelah selatan Masjid (arah kiblat di Madinah ke arah selatan). Bab Jibril berada di sisi kiri (timur) Masjid Nabawi, terletak di antara Bab Nisa dan Bab Baqi' (Baqi' Gate). Sementara Bab Salam terletak di sisi kanan (barat) Masjid Nabawi, berseberangan dengan Baqi' gate.
Â
Bab Salam dan Bab Jibrik tetap terbuka ketika para petugas kebersihan sedang membersihkan ruangan dalam Masjid Nabawi. Jadi Anda dapat Masuk ke dalam Masjid dan bermunajat di sana pada waktu separuh kedua malam. Namun satu yang harus diingat, Anda harus masuk sendirian, para petugas melarang rombongan masuk pada waktu-waktu ini. (min/Laporan langsung dari Syaifullah Amin dari Arab Saudi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia yang Terpilih sebagai Wali Kota Mississauga di Kanada
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
5
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
6
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar: Tugas Pengurus Merangkul Semua Elemen, Meningkatkan Kualitas Nahdliyin
Terkini
Lihat Semua