Masyarakat Sambut Positif Keterlibatan dalam Pengelolaan DAU
NU Online · Selasa, 5 Januari 2010 | 10:20 WIB
Rencana pemerintah melalui kementrian agama membentuk Badan Pengelola Dana Abadi Umat (BP DAU) mendapat sambutan positif dari masyarakat dan ormas Islam. Lebih penting dari itu, adalah proses akuntabilitas dan transparansi harus dikedepankan.
Unsur masyarakat yang nantinya duduk dalam BP DAU, menurutnya harus benar-benar dapat mempresentasikan masyarakat atau umat. Demikian dinyatakan Ahmad Djuwaini, Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa Republika di Jakarta, Selasa ( 5/12).<>
"Sebaiknya agar pengelolaannya tidak tercerai berai, sehingga perlu satu wadah. Ini sangat positif dalam rangka pendanaan kegiatan yang menyangkut keumatan dan keagamaan," tutur Djuwaeni.
Menurut Djuwaeni, pelibatan unsur masyarakat sangatlah penting karena menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Karenanya sebaiknya dalam BP DAU tersebut juga terdapat unsur masyarakat, selain dari unsur pemerintah.
"Bisa saja dari unsur ormas Islam, LSM keagamaan ataupun individu yang benar-benar memiliki kredibilitas tinggi dan bertanggungjawab besar pada umat. Jadi nanti seberapa besar ormas Islam akan dilibatkan dalam BP DAU tersebut, yang jelas dapat benar-benar mempresentasikan umat," tandas Djuwaeni seperti dirilis Republika Online. (min)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua