Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan bahwa Dana Abadi Umat (DAU) nantinya akan dimanfaatkan oleh umat dan dikelola secara khusus oleh Badan Pengelola DAU (BP DAU).
''Paling lambat pada bulan Maret ini BP DAU akan terbentuk. Karena pembentukan BP DAU ini memerlukan Perpres,'' tegas Menag pada wartawan di Jakarta, Senin (4/12).<>
Sebelumnya, Menag menegaskan bahwa Dana Abadi Umat (DAU) dan Tabungan Haji sebaiknya tidak mengendap dan bisa dimanfaatkan atau produktif. Untuk itu Depag berencana untuk memproduktifkan dua pos dana 'tidur' tersebut.
''Dana Abadi Umat (DAU) akan dimanfaatkan guna membantu peningkatan ekonomi umat Islam. DAU yang berasal dari efisiensi biaya operasional haji sejak tahun 90an itu, bisa digunakan untuk kegiatan usaha produktif. Kami sedang merancang seperti apa kira-kira bentuk pemanfaatannya,'' tegas Suryadarma.
Lebih lanjut dijelaskan Suryadharma bahwa pemanfaatan dana abadi umat untuk program produktif merupakan salah satu jawaban untuk mengatasi pengangguran.
"Secara ekstrim saya pernah bilang pendidikan bisa menciptakan penganguran. Maka untuk menguranginya perlu dicarikan jalan keluar,'' tambahnya.
Dikatakan, semasa dia menjadi Menteri Koperasi dan UKM dia mempunyai program untuk membantu pesantren. Padahal alokasi dananya terbatas.Di Depag alokasi dana untuk itu cukup besar.
''Nah, itu salah satu alternatif, tapi seperti apa bentuknya, sedang dirumuskan,'' ungkapnya.
Suryadharma juga menjelaskan dengan adanya perubahan Departemen Agama menjadi kementrian agama, tidak berpengaruh pada fungsi-fungsi Depag yang telah berjalan selama ini.
''Namun tetap akan kami evaluasi, mempertajam apa-apa yang belum tajam, meningkatkan apa yang perlu ditingkatkan lagi,'' kata Menag.
Menurutnya, nantinya struktur dirjen-dirjen juga tidak ada perubahan. Demikian juga dengan struktur Sekjen dan badan-badan di bawah Depag. (ant)
Terpopuler
1
Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain yang Diwakilkan
2
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
3
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
4
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
5
Kultum Ramadhan: Teladan Rasulullah di Sepertiga Akhir Ramadhan
6
Menyembunyikan Masa Lalu Kelam dari Calon Istri, Haruskah Jujur?
Terkini
Lihat Semua