Madrasah di Indonesia yang dikelola swasta kini mencapai sekitar 91,5 persen, sedangkan 8,5 persen dikelola oleh negeri. Dari 91,5 persen itu, banyak yang mengalami kendala di bidang biaya operasional sehingga Kementerian Agama membahas dan mengkaji madrasah gratis.
Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, pihaknya masih memikirkan bagaimana meringankan sekolah madrasah swasta.<>
"Saya sudah meminta kanwil-kanwil se-Indonesia untuk mengkaji madrasah gratis. Apakah kita sanggup pendidikan madrasah gratis," ujar Menag Suryadharma Ali di hadapan peserta Kongres XIV GP Ansor di Asrama Haji Sukolilo, baru-baru ini.
Suryadharma mengatakan, mengapa banyak madrasah yang dikelola swasta, namun kesulitan dana. Menurutnya, madrasah yang didirikan warga Nahdliyin, pemuda Ansor, suntikan dananya dari yayasan. Namun, ia mengaku salut dengan perjuangan warga Nahdliyin.
"Karena warga Nahdliyin mempunyai semangat pengabdian ke masyrakat, agar masyarakat tidak ada yang buta huruf dan menerima masyarakat yang tidak mampu," tuturnya.
Suryadharma mengatakan, sebelum akhir tahun 2011, pihaknya tetap mencarikan solusi, supaya madrasah gratis. "Kita akan melakukan simulasi dan insyallah bisa terlaksana," jelasnya. (ful)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
5
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua