Menteri Agama Minta Praktek Dukun Cilik Ponari Ditutup
NU Online · Ahad, 22 Februari 2009 | 01:42 WIB
Menteri Agama M. Maftuh Basyuni meminta agar praktek pengobatan dukun cilik Ponari di Jombang, Jawa Timur, ditutup. Maftuh menilai, kegiatan ini dapat merusak akidah umat Islam.
"Kalau perlu ditutuplah," tegas Basyuni kepada wartawan usai meresmikan Masjid Baitusshomad Yayasan Amalbakti Muslim Pancasila di Desa Tegalombo, Pacitan Sabtu (21/2).<>
Menteri juga mendukung langkah MUI dan ormas Islam Jawa Timur yang mendorong hal tersebut diselesaikan dengan sebaik-baiknya.
Banyaknya pasien yang mendatangi tempat praktek Ponari, lanjut Basyuni menunjukkan di masyarakat masih banyak kekurangan. Baik dalam hal keimanan maupun ilmu pengetahuan.
Akibatnya, kata Maftuh, masyarakat lebih suka memilih jalan pintas saat menghadapi musibah sakit. Padahal, fasilitas kesehatan yang ada semestinya mampu menangani penyakit yang diderita pasien.
Terpisah, Ketua MUI Jawa Timur H. Abdusshomad Bukhori menyatakan telah mangambil langkah. Yakni dengan mengirim surat kepada gubernur agar persoalan tersebut ditangani serius.
"Kalau memang ada orang yang mengatakan bahwa batu bisa menyembuhkan orang sakit, ini kan bahaya," kata dia.
Fenomena menghebohkan di Jombang ini, lanjut Bukhori juga harus menjadi hikmah bagi pemerintah untuk meningkatkan layanan kesehatan di tingkat bawah. (dpg/dtk)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
3
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
4
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
5
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua