Muhaimin Tempatkan Pendukung Gus Dur Caleg Nomor Jadi
NU Online · Kamis, 21 Agustus 2008 | 04:16 WIB
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubu Ketua Umum Dewan Tanfidz, Muhaimin Iskandar, menempatkan sejumlah pendukung Ketua Umum Dewan Syura KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang mendaftar menjadi calon anggota legislatif (caleg) pada "nomor jadi" atau nomor urut satu dan dua.
Mereka, antara lain, Effendy Choirie, Muhyidin Arubusman, Cecep Syarifuddin, dan Ikhsan Abdullah yang sebelumnya merupakan pengurus PKB hasil Muktamar Luar Biasa di Parung, Bogor, Jawa Barat, yang pro Gus Dur.<>
"Ini sebagai bentuk niatan rekonsiliasi yang kita bangun," kata Sekretaris Jenderal DPP PKB, Lukman Edy, di Jakarta, Rabu (20/8). Meski sejumlah partai menggunakan mekanisme suara terbanyak di dalam menentukan anggota legislatif, PKB tetap mengacu pada nomor urut.
"Kami mengacu pada Undang-Undang. Selain itu, kami juga sudah berkonsultasi dengan KPU dan kami memutuskan tetap memakai nomor urut," kata Lukman.
Selain memasang kader sendiri, PKB juga memasang nama-nama caleg dari luar partai, bahkan ada yang berasal dari partai lain yang menyeberang. "Ini disetujui DPW, bahkan beberapa nama kami pasang atas usulan dari DPW," kata Lukman.
Mereka, antara lain, Mapilinda Putri Gumay (istri mantan gubernur Sumatera Selatan Syahrial Usman), Suardi Bahrun (Ketua DPRD Bengkulu dari PDIP), Bahrum Rasir (anggota DPR dari PBR), Miranti Anggarini (anggota DPD Maluku yang juga istri Bupati Maluku Tenggara Abdullah Tuasikal, H Sofyan Mille (anggota DPR Golkar), dan Thamrin Rayes (plt gubernur NTB).
"Mereka ditempatkan di nomor jadi di daerah masing-masing," katanya.
PKB pimpinan Muhaimin telah menyerahkan sekitar 445 daftar nama caleg ke KPU, Selasa (19/8). (ant)
Terpopuler
1
Momen Warga Aceh saat Hendak Tabarrukan Idul Fitri dengan Mustasyar PBNU Abu MUDI
2
Kerugian Terbesar Seorang Muslim: Punya Waktu Luang tapi Tak Mendekat kepada Allah
3
Ribuan Paket Bantuan NU untuk Warga Palestina pada Ramadhan 1447 H
4
Merawat Sanad Keilmuan melalui Silaturahmi Guru di Hari Raya
5
Gus Mus Paparkan Makna Umur yang Berkah: Bukan soal Panjang, tapi Manfaat
6
Bolehkah Anak Menasehati Orang Tua yang Tidak Merawatnya?
Terkini
Lihat Semua