Muhaimin Yakin Upaya “Penggembosan” PKB Tak Berpengaruh
NU Online · Kamis, 5 Maret 2009 | 12:30 WIB
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku yakin bahwa adanya upaya “penggembosan” suara partainya oleh pihak pihak-pihak tertentu, tak berpengaruh. Pasalnya, menurut dia, PKB memiliki basis massa pendukung yang fanatik sehingga tidak mudah pindah pilihan politik.
Muhaimin mengatakan hal itu kepada wartawan usai membuka Musyarah Kerja Nasional DPW PKB Jawa Barat di Hotel Grand Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (5/3).<>
“Kalau ada yang ‘menggembosi’ PKB, baik itu orang dalam atau orang luar, saya katakan, itu sia-sia saja. Massa PKB adalah massa yang fanatik. Jadi, tidak akan berpengaruh,” ujar Muhaimin dengan nada optimis.
Tak disebutkan siapa yang pihak-pihak yang berupaya mengganggu suara PKB itu. Namun, Muhaimin mengaku sangat tahu orangnya. “Saya tahu, saya lihat, mereka sekarang kampanye di suatu tempat untuk partai A, misal. Besoknya, kampanye di tempat lain, untuk partai lain juga. Itu berarti kampanye orang bayaran,” jelasnya.
Hal lain yang menjadi keyakinan Muhaimin adalah hasil survei sejumlah lembaga survei yang menyebutkan bahwa PKB diprediksikan akan tetap pada posisi tiga besar dalam perolehan suara dalam Pemilu 2009 nanti.
Terkait pemilihan presiden yang digelar usai pemilihan anggota legislatif, Muhaimin mengatakan, “Kalau PKB tidak dapat (menjadi) presiden (pada Pemilu) 2009, pasti nanti pada Pemilu 2014.”
Menurutnya, pada Pemilu 2014 nanti, pasti akan terjadi regenerasi pemimpin bangsa, tidak melulu orang-orang lama seperti terlihat pada Pemilu 2009. “Karena regenerasi adalah keniscayaan. Nanti yang memimpin adalah kaum muda, itu pasti,” ungkapnya. (rif)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Terkini
Lihat Semua