Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Ma'ruf Amin menyesalkan tindak kekerasan yang akhir-akhir ini terjadi dengan mengatasnamakan agama. Islam tidak menoleransi segala bentuk kekerasan yang mengatasnamakan perbedaan dalam Islam, karena perbedaan dalam Islam sesungguhnya merupakan rahmat.
"Jangan ada kekerasan, perbedaan harus dipecahkan melalui dialog, bukan dengan saling serang, apalagi perbedaan di antara sesama Muslim," katanya di Jakarta, Selasa (15/2).<>
Sementara itu, Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan penyerangan terhadap pondok pesantren Al-Mahadul Islam Yayasan Pesantren Islam (Yapi) di Pasuruan merupakan tawuran.
"Saya dapat informasi itu bukan soal agama, tapi tawuran biasa," kata Suryadharma seusai menghadiri peluncuran buku `Pemilihan Spekulatif, Mengungkap Fakta Seputar Pemilu 2009` di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (16/2).
Suryadharma menjelaskan penyerangan di Pasuruan terjadi ketika santri bermotor pulang dari Singosari, Malang. Mereka kemudian berpapasan dengan santri Yayasan Pondok Pesantren Islam (YAPI) sedang bermain bola.
"Kemudian mereka ejek-ejekan soal biasa lalu tawuranlah. Mudah-mudahan hal ini bisa diselesaikan dan pihak kepolisian sedang menangani ini," kata Suryadharma. (ful)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua