Jakarta, NU Online
Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) siap digelar. Persiapan hajatan besar yang akan diselenggarakan di Palembang, Sumatera Selatan pada 12-14 Desember mendatang itu sudah mencapai tahap akhir.
“Persiapan sudah mencapai 85 persen. Tinggal hal-hal yang bersifat sangat teknis di lapangan saja. Itu nanti kita koordinasikan dengan panitia daerah,” kata Ketua Panitia Pelaksana Mukernas Lakpesdam NU Ahmad Wazir kepada NU Online di Kantor PP Lakpesdam NU, Jalan KH Ramli, Jakarta Selatan, Jum’at (8/12) malam.
<>Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi, menurut Wazir, dipastikan hadir sekaligus akan membuka secara resmi salah satu forum tertinggi di lembaga yang menjadi pusat penelitian dan pengkajian di NU itu. Gubernur Sumsel Syahrial Oesman juga akan hadir turut mendampingi KH Hasyim Muzadi.
Dalam acara yang akan diikuti para pengurus wilayah (PW) dan pengurus cabang (PC) Lakpesdam NU se-Indonesia itu, kata Wazir, direncanakan hadir pula sejumlah mantan petinggi dan aktifis Lakpesdam NU. Di antaranya, beberapa anggota DPR RI, Tosari Wijaya (PPP), Arif Mudatsir Mandan (PPP), Mufid Busyairi (PKB), Ketua PBNU Ahmad Bagdja, dan lain-lain.
Sebanyak 19 PW Lakpesdam NU seluruh Indonesia, menurut Wazir, hingga saat ini sudah menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam acara tersebut. Antara lain, PW Lakpesdam NU Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Bengkulu, Lampung, Jambi, Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, NTB dan Papua.
Selain akan mengagendakan hal penting yang berkaitan dengan internal Lakpesdam NU, Mukernas tersebut juga akan membahas persoalan umum yang sedang dihadapi NU, seperti tantangan dan implementasi paham Ahlussunnah Wal Jama’ah. Hal itu akan dibahas pada halaqoh ke-NU-an.
Dalam halaqoh tersebut, KH Hasyim Muzadi dijadwalkan akan berdialog dengan warga, fungsionaris, PC dan PW Lakpesdam NU, PCNU serta PWNU Sumatera Selatan. Selain membahas persoalan umum yang dihadapi NU, tema yang akan diangkat dalam dialog tersebut adalah seputar desertasi gelar Doktor Honoris Causa yang diterminya dari IAIN Sunan Ampel, Surabaya, Sabtu (2/12) lalu. Desertasi itu berjudul “Islam Rahmatan Lil ’alamin Menuju Keadilan dan Peradaban Dunia (Perspektif Nahdlatul Ulama)”.
Dijelaskan Wazir, halaqoh tersebut diselenggarakan terutama untuk memfasilitasi keinginan warga NU di Sumsel agar lebih memahami paham, pemikiran, gerakan dan strategi dakwah NU, termasuk pula peneguhan kembali terhadap keputusan Khittah NU 1926. (rif)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua