Muslim Wajib Mencari Ilmu untuk Menjaga Islamnya
NU Online · Kamis, 14 Januari 2010 | 05:15 WIB
Setiap Muslim memiliki kewajiban untuk menjaga keislamannya. Salah satu cara menjaga keislaman adalah dengan ilmu. Karenanya, seorang Muslim juga memiliki kewajiban untuk terus mencari ilmu.
Demikian dinyatakan Pengasuh Pondok Pesantren Attauhidiyah, KH Achmad Saidi pada haul ke-77 pendiri Pondok Pesantren Attauhidiyyah KH Armia bin KH Kurdi di Pondok Pesantren Attauhidiyyah, Bojong Tegal, Tegal , Rabu (13/1). Tentu saaja ilmu yang dimaksudkan di sini adalah ilmu agama yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.<>
"Jadi menjaga Islam itu tidak bisa dilakukan kecuali dengan ilmu. Yaitu ilmu tauhid, ilmu fiqih dan ilmu tasawuf," tutur Kiai Saidi yang merupakan cucu almarhum KH Armia.
Lebih lanjut, Kiai Saidi mencontohkan, seorang Muslim yang tidak tahu ilmu shalat, tentunya shalatnya tidak sah. Karenanya, seorang Muslim harus belajar shalat agar menjadi Muslim yang sempurna.
Kiai Saidi juga menjelaskan bahwa kebodohan adalaha penyebab terbesar masyarakat melakukn maksiayat kepada Allah. Sehingga masyarakat Muslim juga harus menghindari kebodohan agar terhindar dari kemaksiatan.
"Bodoh atau kebodohan inilah yang menjadi penyebab maksiat orang terbesar pada Allah SWT," tandas Kiai Saidi.
Acara haul ini dihadiri Menteri Agama Suryadharma Ali, Kakanwil Depag Jateng Mashudi dan Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Djauhari. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
2
Hilal Belum Penuhi Imkanur Rukyah, PBNU Harap Kemenag Konsisten pada Kriteria MABIMS
3
Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain yang Diwakilkan
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
5
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
6
Kultum Ramadhan: Memaksimalkan Doa 10 Malam Terakhir
Terkini
Lihat Semua