Negara Muslim Perlu Dirikan Organisasi-organisasi Politik, Ekonomi, dan Budaya
NU Online · Jumat, 24 November 2006 | 10:21 WIB
Tehran, NU Online
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, Kamis (23/11) mengemukakan bahwa negara-negara Muslim harus mendirikan organisasi-organisasi politik, ekonomi, dan budaya yang independen, serta menjalin kerjasama satu sama lain.
Dalam pertemuannya dengan Menlu Malaysia, Hamid AlBar kemarin, Ahmadinejad menekankan pentingnya negara-negara dan organisasi-organisasi Muslim untuk memainkan peranan yang lebih besar dan efektif guna mewujudkan harapan dan kesejahteraan bagi umat manusia.
Mengingat banyaknya sumberdaya berikut potensi besar yang dimiliki negara-negara Muslim, Presiden mengemukakan, kemajuan negara Muslim merupakan satu langkah maju bagi seluruh dunia Islam.
Dalam pertemuan itu Presiden juga mengatakan, Iran dan Malaysia adalah dua dari negara Muslim di dunia yang paling maju, dan menekankan bahwa Tehran tidak membatasi jalinan kerjasama dan hubungannya dengan Kuala Lumpur.
Sementara itu Menlu Malaysia, Hamid AlBar mengungkapkan bahwa Republik Islam Iran telah memberikan model peranan yang besar untuk diikuti oleh negara-negara Muslim lainnya. Demikian sumber Irna melaporkan
AlBar menambahkan bahwa melalui kerjasama dan persatuan sesama umat Islam di dunia, cahaya Islam dinilainya akan dapat menyinari seluruh umat manusia di dunia. (dar)
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
6
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
Terkini
Lihat Semua