Wakil Ketua PBNU Asāad Ali Said mengatakan NU akan terus melanjutkan perjuangan Gus Dur, terutama dalam menciptakan masyarakat yang toleran terhadap kelompok lainnya.
Hal ini disampaikan ketika menerima kunjungan Duta Besar Amerika Serikat Scot Marciel ke gedung PBNU, Selasa (7/9).<>
Asāad dalam kesempatan tersebut juga menjelaskan, di Indonesia, terdapat kelompok radikal seperti FPI, tetapi kelompok ini tidak memiliki dukungan dari masyarakat Indonesia.
Dijelaskannya, masyarakat Indonesia sejak awal sudah menghargai toleransi dengan agama lain. Ia mencontohkan tradisi yang berlaku di daerah kelahirannya di Kudus, yaitu pantangan untuk memakan daging sapi, untuk menghargai pemeluk agama Hindu yang menghormati hewan sapi.
Tradisi ini telah dimulai ratusan tahun lalu ketika Sunan Kudus mendakwahkan Islam kepada masyarakat, tetapi masih berlaku sampai sekarang. (mkf)
Terpopuler
1
Kiai Zulfa: Yang Sudah Jadi Pejabat dan Menteri Tak Perlu Dipaksa Mimpin NU
2
18 Tahun Bertahan di Tengah Tambang, Warga Kalimantan Selatan Tuntut Keadilan Lingkungan
3
BEM PTNU Se-Nusantara Desak DPR RI Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Kejaksaan demi Perkuat Kepercayaan Publik
4
Kalkulator Waris NU Online: Hitung Hak Ahli Waris dalam Sekejap
5
LF PBNU Sebut Suara Dentuman Semalam Berasal dari Meteor Jatuh
6
Warga Makassar Desak Pemerintah Batalkan PSEL: Jangan Tukar Kesehatan Kami dengan Proyek Berisiko Tinggi
Terkini
Lihat Semua