NU Sangat Menghargai Pluralisme
NU Online · Kamis, 17 Februari 2011 | 06:28 WIB
Nadlatul Ulama sangat menghargai dan menghormati pluralisme, sehingga berbagai persoalan terjadi saat ini di tengah bangsa Indonesia, harus kita selesaikan secara bersama.
"NU sangat menghormati pluralisme yang saat ini tengah diuji dengan berbagai persoalan terjadi dimana-mana, secara nasional bangsa Indonesia tengah diperhadapkan dengan berbagai persoalan terutama kekerasan dan penistaan agama yang berujung pada perusakan sejumah rumah ibadah dan fasilitas Negara oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab," kata Ketua NU Sulawesi Utara Holil Domu, pada Hari Ulang Tahun (Harlah) ke 58 NU, di Manado, Senin.<>
Karenanya NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia, sangat menentang kekerasan dan perbuatan tidak manusiawi, dan akan terus mengembangkan nilai-nilai Islami yang hakiki sebagai "Rahmatan lil alamin".
Menurutnya, perbedaan merupakan hal yang sangat indah dan harus dihormati dan bukan dijadikan persoalan, karena keberagaman dalam Kebinekaan Tunggal Ika harus dijaga bersama.
Selanjutnya, dalam rangka Harla NU itu, kader NU harus berpegang teguh pada Khittah 1926 sebagai garis perjuangan awal berdirinya organisasi politik.
Meskipun dalam perjalanan NU pernah menjadi salah satu kekuatan organisasi politik terbesar di Indonesia dalam Pemilihan Umum (Pemilu) sejak tahun 1950-an hingga 1970-an.
"NU sebagai bagian komponen bangsa, tidak menginginkan warganya alergi terhadap politik, apalagi buta terhadap peta perpolitikan di tanah air," ujarnya.
Dia mengatakan, politik bagi NU adalah sebagai sarana membangun bangsa ke arah lebih baik, kehidupan masayarakat menjadi aman dan terlindungi secara sosial maupun politik.
Sehingga ke depan apabila ada warga Nahdliyyin yang diberikan kesempatan duduk di lembaga politik, maka harus mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan NU yang betul-betul membela hak-hak dan kepentingan rakyat, mengangkat derajat kaum marjinal serta prinsip pluralisme. (ant/mad)
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua