NU Sumbar Kembali Gelar Mudzakarah Thariqah
NU Online · Kamis, 27 Januari 2011 | 22:23 WIB
Sukses menyelenggarakan Mudzakarah Akbar Thariqah Al Mu’tabarah awal November 2010 lalu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) kembali menyelenggarakan mudzakarah thariqah, Sabtu (29/1/2011) besok di gedung Tri Arga Bukittinggi. Mudzakarah kali ini bertajuk Mudzakarah Kubro II Jam’iyyah Ahli Thariqah Muttabarah menampilkan pembicara Menteri Agama Surya Dharma Ali, Guru Besar IAIN Imam Bonjol Salmadanis dan Ketua MUI Propinsi Sumatera Barat H Syamsul Bahri Khatib.
Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Mudzakarah Kubro II Drs. Marzuki Tamin, MM didampingi sekretarisnya Bukhari, Kamis (27/1) saat persiapan terakhir di kantor PWNU Sumbar menyebutkan, mudzakarah bakal dihadiri guru dan mursyid thariqah se-Sumatera Barat, PCNU se-Sumbar, PWNU Sumbar, pengurus lembaga, banom, lajnah dilingkungan PWNU dan undangan lainnya.<>
“Penyelenggaraan mudzakarah ini sekaligus memeriahkan Harlah NU ke–85. Kegiatan ini diharapkan mampu membangkitkan kembali nilai-nilai thariqah di tengah masyarakat yang multi krisis saat ini,” kata Bukhari.
Materi yang dibahas dalam mudzakarah ini adalah Gerakan Thariqat dan pengembangan Islam di Ranah Minang dulu, kini dan masa depan oleh Syamsul Bahri Khatib dan Salmadanis. Sedangkan Menteri Agama Surya Dharma Ali dengan topik Strategi Pengembangan gerakan jam’iyyah Ahli Thariqah dalam membangun moralitas umat, kata Bukhari yang didampingi juga Wakil Sekretaris PWNU Sumbar Bagindo Armaidi Tanjung.
Dikatakan Bukhari, tema kegiatan adalah ”Dengan Mudzakarah Akbar Thariqat Muttabarah kita tingkatkan hubungan silaturrahmi dan ukhuwah islamiyah dalam membangun akhlak umat.” (arm)
Terpopuler
1
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
2
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
3
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
4
Prediksi Cuaca 3-9 Juli 2026:Kemarau Berlanjut, Hujan Masih Mengiringi Sebagian Wilayah Indonesia
5
Lokasi Muktamar NU dari Masa ke Masa (Bagian Pertama-Masa Kolonial)
6
Suluk Kajen Diresmikan, Siap Jadi Pusat Riset Manuskrip dan Pemikiran Syekh Ahmad Mutamakkin
Terkini
Lihat Semua