Obama Dukung Pembangunan Masjid di Dekat Ground Zero
NU Online · Sabtu, 14 Agustus 2010 | 19:38 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) mendukung dibangunnya sebuah masjid dan pusat kebudayaan Islam di dekat bekas menara kembar World Trade Center (WTC) New York, Amerika Serikat (AS). Proyek ini sebelumnya mendapat tentangan keras dari kaum koservatif di New York.
"Sebagai seorang warga negara, dan sebagai Presiden, saya percaya bahwa umat Islam memiliki hak yang sama untuk mempraktikkan agamanya sebagaimana orang lain di negara ini," kata Obama dalam acara yang dihadiri oleh para diplomat dari negara-negara Islam dan anggota komunitas Islam.
r /> "Itu termasuk hak untuk membangun tempat ibadah dan pusat kegiatan masyarakat di Manhattan rendah, sesuai dengan peraturan dan hukum setempat," tambah Obama seperti dikutip dari reuters, Jum'at (13/8).
Awal bulan ini, kontraktor New York City sudah membersihkan jalan untuk pembangunan masjid yang kontroversial itu. Disebutkan, Masjid itu memiliki ruang berdoa yang berjarak dua blok dari titik pusat serangan 11 September (9/11) atau ground zero.
Sebelumnya diberitakan, ide proyek pembangunan masjid ini merupakan kolaborasi antara American Society for Muslim Advancement dan the Cordoba Initiative. Kedua organisasi itu mempresentasikan visinya kepada Dewan Komunitas wilayah Manhattan, dan mendapat dukungan.
Eksekutif Direktur American Society for Muslim Advancement Daisy Khan, kendati pusat komunitas itu dipimpin kaum Muslim, pada dasarnya pusat komunitas itu melayani semua elemen masyarakat dari berbagai suku bangsa dan agama. Namun, kalangan keluarga korban serangan 9/11 menolak pembangunan masjid itu dengan alasan hanya akan mengingat luka tragedi kelam pada 9 tahun lalu. (syf)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
4
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
5
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua