Ormas-ormas Islam dituntut untuk merancang dan melaksanakan program lebih produktif yang dirasakan masyarakat. Apalagi ormas Islam perempuan yang memiliki keangggotaan besar seperti Muslimat NU Jabar.
Hal itu dikatakan Gubernur Jabar H. Ahmad Heryawan dalam sambutan dibacakan Asisten Kesra Pemprov Jabar H. Aip Rivasi, saat membuka Konferwil Muslimat NU Jabar di Hotel Lingga, Sabtu (22/1).<>
"Sesuai dengan program PBB yakni millenium development Goals (MDG's), maka tahun 2015 harus sudah ada hasil nyata dalam memerangi kemiskinan," ujarnya.
Sedangkan Pemprov Jabar mencanangkan provinsi mandiri dan memiliki daya saing tinggi pada tahun 2013.
"Dengan jumlah penduduk Jabar sejumlah 40 juta atau 20 persen dari penduduk Indonesia, maka apabila bisa menyelesaikan persoalannya akan membantu penyelesaian masalah di tingkat nasional," katanya. (ful)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
5
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua