Warta

Pangdam Minta Maaf kepada Kiai Sahal

NU Online  ·  Jumat, 15 Januari 2010 | 02:23 WIB

Pati, NU Online
Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Budiman, meminta maaf kepada Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Sahal Mahfud menyusul pernyataan yang tidak pantas oleh salah seorang anggotanya kepada kiai asal Kajen, Kabupaten Pati tersebut.

"Salah seorang anggota saya memang ada yang melakukan tindakan yang tidak tepat sehingga perlu meminta maaf," katanya usai menemui Kiai Sahal di kediamannya di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, di Pati, Kamis (14/1).<>

Anggotanya yang melakukan tindakan tidak tepat tersebut yakni Kepala Staf Komando Distrik Militer 0718 Pati, Mayor Inf. Amarullah akan menjalani pembinaan sedangkan sanksi bagi dirinya akan diputuskan oleh internal TNI.

"Secepatnya masyarakat akan mengetahui pembinaan yang akan diberikan kepada anggota yang melakukan tindakan tidak tepat. Saya sangat menghormati Kiai Sahal. Saya juga sangat mengagumi sosoknya," katanya.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati telah melayangkan somasi kepada Amarullah terkait pernyataan Amarullah yang menghina Kiai Sahal usai suatu acara di Markas Kodim 0718 Pati, Kamis (7/1).

Kiai Sahal adalah salah satu ulama karismatik dan juga menjabat sebagai Ketua MUI Pusat. Sosoknya juga disegani oleh masyarakat internasional.

Juru bicara Kiai Sahal, Abdul Ghaffar Rozin, mengatakan, pihak keluarga menganggap kasus tersebut telah selesai dan Kiai Sahal memberikan maaf kepada Amarullah. "Kasus ini tidak perlu diperpanjang lagi," katanya.

Pihak keluarga, katanya, juga tidak ingin memasuki persoalan internal TNI terkait sanksi yang akan dijatuhkan kepada Amarullah. "Kami tidak akan menuntut pencopotan Amarullah dari jabatan sebagai Kasdim 0718. Biarlah pihak internal TNI sendiri yang akan mengambil kebijakan menyikapi kasus ini," katanya. (min)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang