Partai Islam terbesar Malaysia, Parti Islam SeMalaysia (PAS), mengatakan bahwa istilah 'Allah' dapat digunakan oleh para pengikut agama-agama Ibrahim untuk merujuk nama Tuhan, dengan catatan hal itu tidak 'disalahgunakan atau dilecehkan'.
Keputusan PAS itu merupakan hasil rapat tiga jam para pemimpin utama partai yang berakhir Senin malam. Keputusan ini berlawanan dengan tuntutan keras dari komunitas Muslim untuk melarang umat Kristen dalam penggunaan istilah 'Allah'.<>
"PAS ingin menyatakan bahwa berdasarkan prinsip-prinsip Islam, penggunaan istilah 'Allah' oleh orang-orang dari agama-agama Ibrahim seperti Kristen dan Yahudi, tidak dilarang," tegas Datuk Hadi Awang, presiden PAS, dalam pernyataan tertulisnya.
"Namun, kata 'Allah' tidak boleh disalahgunakan atau dilecehkan agar tidak memengaruhi keharmonisan rasial dan agama di negara ini," tambah Hadi Awang seperti dilansir oleh straitstimes.com Rabu (6/1).
Pemimpin partai bertemu pada hari Senin setelah tuntutan dari para anggotanya yang ingin mengetahui tanggapan partai terhadap isu yang telah memecah-belah Muslim Malaysia dengan non-Muslim, dan bahkan di antara Muslim sendiri. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
6
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
Terkini
Lihat Semua