Guna menjalin silaturrahmi antara seluruh pengurus, perangkat serta jaringan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar acara buka puasa bersama yang dilakukan di Gedung PBNU, Sabtu (4/9).
Hadir pada acara ini Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Meneg PDT Helmy Faishal serta perwakilan dari sejumlah kedutaan negara Islam yang ada di Indonesia.<>
KH Said Aqil Siradj dalam tausiyahnya menjelaskan bahwa Ramadhan merupakan bulan yang sangat mulia sejak zaman Rasulullah, namun demikian, tantangan yang dihadapi memang sangat berat.
Salah satu kemenangan yang dicapai umat Islam pada bulan Ramadhan adalah perang Badar antara umat Islam dan kafir Quraish, yang mana pada waktu itu, tentara muslim hanya berjumlah 315 sedangkan pasukan Quraish sekitar 1000 orang.
Namun demikian, ia mengingatkan, satu pelajaran penting yang tak boleh dilupakan adalah, jangan pernah sombong, terbukti dalam perang Uhud, tentara Muslim mengalami kekalahan telak karena kesombongan dan ketidakdisiplinan.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengisahkan munculnya kelompok khawarij, yang menafsirkan ayat-ayat Qurāan secara sangat kaku dan menganggap orang yang diluar kelompoknya sebagai kafir dan halal darahnya. Sampai sekarang kelompok ini masih eksis dengan berbagai cabang-cabangnya dan melakukan kekerasan dimana-mana. (mkf)
Terpopuler
1
Kiai Zulfa: Yang Sudah Jadi Pejabat dan Menteri Tak Perlu Dipaksa Mimpin NU
2
18 Tahun Bertahan di Tengah Tambang, Warga Kalimantan Selatan Tuntut Keadilan Lingkungan
3
BEM PTNU Se-Nusantara Desak DPR RI Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Kejaksaan demi Perkuat Kepercayaan Publik
4
Kalkulator Waris NU Online: Hitung Hak Ahli Waris dalam Sekejap
5
LF PBNU Sebut Suara Dentuman Semalam Berasal dari Meteor Jatuh
6
Warga Makassar Desak Pemerintah Batalkan PSEL: Jangan Tukar Kesehatan Kami dengan Proyek Berisiko Tinggi
Terkini
Lihat Semua