PBNU: Perilaku Australia Menguntungkan Separatis
NU Online · Senin, 27 Maret 2006 | 13:04 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua BPNU KH Hasyim Muzadi meminta pemerintah Indonesia mempelajari prilaku Australia yang selama ini menguntungkan gerakan separatis.
Pada acara peluncuran buku yang ditulis anggota Fraksi PKB DPR RI Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Senin, Hasyim menyatakan pemerintah harus bersikap tegas kepada Australia karena perilaku Australia banyak menguntungkan separatis di Tanah Air. "Indikasi ini harus diukur pemerintah sejauh mana bahayanya," kata Hasyim.
<>Dia menyatakan, pemerintah harus segera mencermati apakah tindakan Australia itu ada unsur intervensi, atau merupakan bantuan dan dukungan terhadap separatisme. Kalau hanya formal, maka harus ada penjelasan dari Australia.
Hasyim mengatakan, banyak tokoh separatis Papua berada di Australia. Tidak itu saja, tokoh senator dan partai di Australia, banyak yang menginginkan Australia memperlakukan Papua seperti Timor-Timur. "Ini satu tingkat lagi dari penarikan, kita lihat apakah Australia memberi penjelasan atau tidak. Kalau tidak, apa salahnya (pemutusan hubungan diplomatik dilakukan," katanya. (ant/mkf)
Terpopuler
1
Ini Lafal Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah
2
LF PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026
3
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
4
LF PBNU Instruksikan Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H Sore Ini
5
Data Hilal Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H
6
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Pengerahan TNI dan Komcad dalam Aksi Indonesia Bangkrut
Terkini
Lihat Semua