Jakarta, NU Online
Ketua BPNU KH Hasyim Muzadi meminta pemerintah Indonesia mempelajari prilaku Australia yang selama ini menguntungkan gerakan separatis.
Pada acara peluncuran buku yang ditulis anggota Fraksi PKB DPR RI Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Senin, Hasyim menyatakan pemerintah harus bersikap tegas kepada Australia karena perilaku Australia banyak menguntungkan separatis di Tanah Air. "Indikasi ini harus diukur pemerintah sejauh mana bahayanya," kata Hasyim.
<>Dia menyatakan, pemerintah harus segera mencermati apakah tindakan Australia itu ada unsur intervensi, atau merupakan bantuan dan dukungan terhadap separatisme. Kalau hanya formal, maka harus ada penjelasan dari Australia.
Hasyim mengatakan, banyak tokoh separatis Papua berada di Australia. Tidak itu saja, tokoh senator dan partai di Australia, banyak yang menginginkan Australia memperlakukan Papua seperti Timor-Timur. "Ini satu tingkat lagi dari penarikan, kita lihat apakah Australia memberi penjelasan atau tidak. Kalau tidak, apa salahnya (pemutusan hubungan diplomatik dilakukan," katanya. (ant/mkf)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
6
Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir Soal Hadis Rukyatul Hilal dari Perspektif Ilmu Nahwu
Terkini
Lihat Semua