Seusai acara konferensi pers mengenai sikap PBNU terhadap pelantikan presiden dan kabinet yang baru ditunjuk, KH Hasyim Muzadi mengajak wartawan untuk selamatan dengan berdoa bersama dilanjutkan dengan makan nasi kebuli.
“Saya tegaskan, ini selamatan, bukan syukuran, agar bangsa ini selamat dan muktamar NU yang akan datang berjalan dengan sukses,” katanya, Kamis (22/10).<>
Dijelaskannya, selamatan merupakan tradisi memohon doa agar kegiatan rencana yang akan diselenggarakan berjalan lancar sedangkan syukuran diselenggarakan setelah acara selesai sebagai tanda rasa syukur karena hajatnya berhasil.
Para wartawan menyambut gembira acara makan-makan yang tidak diduga-duga ini. Satu per satu, mereka mengambil makanan khas Arab yang terdiri dari nasi dengan ramuan rempah-rempah ditambah dengan daging kambing ini. (mkf)
Terpopuler
1
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
2
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
3
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
4
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
5
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
6
BGN Sebut 240 Ribu Satuan Pendidikan Belum Terima MBG
Terkini
Lihat Semua