Warta

PBNU Serahkan Surau dan Fasilitas MCK untuk Korban Gempa Padang

NU Online  ·  Kamis, 21 Januari 2010 | 10:19 WIB

Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Community Based Disaster Risk Management Nahdlatul Ulama (CBDRMNU) yang merupakan program penanganan bencana berbasis komunitas telah menyelesaikan pembangunan dua surau dan tiga fasilitas MCK buat korban gempa Padang.

Program hasil kerjasama PBNU dengan UN OCHA serta partisipasi masyarakat setempat ini secara resmi akan diserahkan kepada masyarakat esok, Jum’at (22/1). Fasilitas ini sebenarnya sudah digunakan masyarakat dan sudah diselenggarakan syukuran pada 16-17 Januari dengan pengambilan wudhu pertama oleh ustadz setempat.<>

Program Manager CBDRMNU Avianto Muhtadi menjelaskan, sudah menjadi komitmen bagi PBNU untuk membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Pembangunan fasilitas MCK ini ditempatkan di lokasi yang sangat dibutuhkan masyarakat sekitar karena kesulitan fasilitas air bersih.

Tiga tempat tersebut meliputi Kampung Kapur, Sungai Sari Kec. VII Koto, Koto Dalam Padang Sago dan Tebah Ketek kecamatan Enam Lingkung. Satu paket fasilitas MCK terdiri dari bangunan dengan enam pintu.

“Masyarakat sangat bersemangat mendukung program ini dan mereka membantu dengan antusias, sampai mempertanyakan kapan ini bisa cepat diselesaikan,” katanya.

Bisa dimaklumi, mengingat untuk mendapatkan fasilitas air bersih, masyarat di daerah sasaran harus menempuh jarak sejauh 3-5 kilometer, atau menggunakan air hujan dengan membuat penampuangan air.

Di kawasan yang menjadi sasaran program, kondisi air tanah cukup dalam. Salah satu fasilitas MCK yang disediakan sampai harus mengebor sedalam 60 meter agar air bisa mengalir.

Agar air tetap mengalir dengan lancar, dalam program ini juga dibaikan genset agar suatu ketika listrik mati, energi yang dibutuhkan tetap tersedia. Selanjutnya, fasilitas MCK ini akan dikelola oleh pengelola surau atau takmir

Sebagai bagian dari program ini, juga dilakukan kampanye hidup sehat dengan melibatkan para ustadz dan ustadzah agar masyarakat terhindar dari berbagai penyakit.

Selain program ini, CBDRMNU pada bulan Februari mendatang akan melakukan pengobatan massal untuk umum dan gigi. Pasca gempa Padang, warga setempat banyak menderita penyakit chikunguya serta demam berdarah akibat kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih. (mkf)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang