PBNU Turut Gembira atas Terpilihnya Anas Urbaningrum
NU Online · Rabu, 26 Mei 2010 | 04:16 WIB
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menyatakan kegembiraannya atas terpilihnya Anas Urbaningrum, yang merupakan mantu cucu dari mantan rais aam PBNU KH Ali Maksum dari pesantren Krapyak Yogyakarta.
“Kami mengucapkan selamat pada Mas Anas Urbaningrum, saya bersyukur karena bagaimanapun anas adalah mantu cucu dari mantan rais aam PBNU, semoga memimpin Demokrat dengan sukses dan bermanfaat,” katanya kepada NU Online, Rabu (26/5).<>
Ia berharap kader-kader NU lain dapat menduduki posisi-posisi strategis dalam pemerintahan dan masyarakat, menjadi presiden, gubernur, walikota, camat, pemimpin parpol dan lainnya. Posisi tersebut tidak dilarang asal tidak ada perangkapan jabatan dengan pengurus harian di NU.
“Silahkan direbut jabatan politik, sehingga semuanya dipimpin oleh orang NU, NU sebagai akidah dari Islam moderat. Tapi jangan merangkap dalam kepengurusan NU itulah namanya khittah,” tandasnya.
Sejauh ini, NU merupakan ormas Islam yang terlibat penuh dalam upaya merebut kemerdekaan Indonesia, memperkuat persatuan dan tanpa sekalipun terlibat dalam gerakan radikal dan terorisme serta selalu memperjuangkan NKRI dan Pancasila.
Ia berharap Anas Urbaningrum dapat memimpin partai sesuai dengan idealisme yang dimilikinya sejak mahasiswa dan menjadi aktifis pergerakan. “Dulu ketika menjadi aktifis, cita-citanya pasti demi rakyat kecil, demi bangs, inilah yang harus terus diperjuangkan,” tandasnya.
Mengenai kemungkinan perpindahan suara dari PKB atau PPP mengingat kedekatan dan jaringan Anas Urbaningrum ke pesantren, Kang Said tak mempermasalahkan. “NU tidak akan berpolitik dan kita terbuka, siapa menawarkan, menyampaikan ajakannya dengan baik silahkan. Sudah barang tentu yang visi misinya bagus, aplikasi dalam kesehariannya bagus, pasti akan dipilih, sebaba rakyat sudah semakin dewasa, mana yang ideal, mana yang bagus,” terangnya. (mkf)
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh ‘Turun Gunung’ Jelang Muktamar 1984
2
BEM PTNU Se-Nusantara Desak DPR RI Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Kejaksaan demi Perkuat Kepercayaan Publik
3
LF PBNU Sebut Suara Dentuman Semalam Berasal dari Meteor Jatuh
4
Ketum PBNU Sebut Tambakberas Jalan Tengah Terbaik untuk Muktamar Ke-35 NU
5
Hukum Memberi Amplop Setelah Shalat Jenazah
6
Kajian Hadits: Bolehkah Orang Fasik Melakukan Amar Makruf–Nahi Mungkar?
Terkini
Lihat Semua