Semarang, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang sedang sibuk mempersiapkan pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) pada 16 Juli nanti. Karenanya, tak bisa optimal mengikuti puncak perayaan Harlah NU ke-88 di Jakarta yang akan dilakanakan pada 17 Juli.
Faktor barengnya moment itulah yang membuat PCNU Kota Semarang hanya bisa mempersiapkan satu bus rombongan untuk berangkat ke Jakarta. Namun tetap menghimbau warga Nahdliyin datang dengan biaya sendiri, baik bareng bus PCNU maupun mendahului berangkat. <>
Sebelum Konfercab, banyak acara pendukung yang digelar mulai awal Juli ini. Yakni pengajian umum di Gedung Majlis Taklim PCNU, Tahlil Arwah Jama’ di Masjid Agung Jawa Tengah, dan dukungan acara banom di beberapa tempat.
Plt Ketua PCNU Kota Semarang H Anasom menyampaikan hal itu tatkala diwawancarai NU Online by phone, Rabu (6/7).
“Kami terkonsentrasi mempersiapkan Konfercab. Karena kesibukan ini, kami hanya bisa menyediakan satu bus untuk ikut Harlah di Jakarta,” jelasnya.
Dia terangkan, teknis berangkatnya, Kongfercab diharap selesai malam tanggal 17 itu. Lalu langsung berangkat dengan bus pariwisata yang dicarter. Rencananya, rombongan berisi pengurus PCNU, lembaga, lajnah dan banom, serta perwakilan 2 orang dari seluruh 16 MWC. Ketua terpilih diharapkan ikut serta.
Anasom yang juga dosen Fakultas Dakwah IAIN Walisongo Semarang ini menambahkan, ia tak bisa memastikan berapa banyak warga NU Kota Semarang yang berangkat ke Jakarta. Sebab belum ada laporan yang masuk. Baik melalui MWC atau langsung kepada PCNU.
Redaktur : Syaifullah Amin
Kontributor : Muhammad Ichwan
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua