Pelajar NU Kembali Ingatkan PKS Terkait Iklan Politiknya
NU Online · Jumat, 28 November 2008 | 22:31 WIB
Pelajar Nahdlatul Ulama (NU) kembali mengingatkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait iklan politiknya yang menampilkan KH Hasyim Asy’ari, Pendiri NU. Sebab, partai pimpinan Tifatul Sembiring itu belum meminta maaf pada warga NU.
"Sampai detik ini pun, pihak PKS belum meminta maaf serta tidak merasa bersalah atas penerbitan iklan tersebut," kata Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (NU) Idy Mudayyad, di Jakarta, Jumat (28/11).<>
Idy menambahkan, iklan tersebut tidak tayang lagi bukan karena dicabut melainkan habis kontrak. Menurutnya, terhentinya tayangan iklan bukan karena kesadaran PKS sendiri untuk menarik iklan.
Dia berharap kepada setiap partai politik yang ingin membuat iklan politik, seharusnya menampilkan tokoh sendiri bukan tokoh dari kelompok lain.
Pada kesempatan lain, Idy mengaku tak mempermasalahkan jika PKS dan simpatisannya mengagumi sosok KH Hasyim Asy’ari sebagai pahlawan nasional. Namun, partai tersebut semestinya juga konsisten dengan mengagumi dan menjalankan ajaran atau pemikiran tokoh panutan kalangan nahdliyin tersebut.
“Mengagumi, boleh saja, bagus. Tapi, mengagumi orang mestinya juga mengagumi ajarannya. Jangan hanya mengagumi orangnya tapi ajarannya atau pemikirannya ditolak atau malah dicaci-maki,” terang Idy.
Iklan PKS yang menyulut kontroversi itu tak hanya menampilkan sosok KH Hasyim Asya’ari yang juga kakek KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Proklamator RI Soekarno dan Pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan pun dicomot. (rif)
Terpopuler
1
Maju Calon Ketua Umum PBNU, Gus Yusuf Soroti Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Pesantren
2
Kongres Umat Islam Indonesia Usulkan Pembentukan Danantara Syariah untuk Konsolidasikan Ekonomi Umat
3
Prediksi BMKG: Musim Kemarau Dominasi Indonesia hingga Akhir Juli 2026
4
Prabowo Tuding Masih Ada Londo Ireng dengan Wajah Wartawan hingga LSM
5
Hukum Memakan Gaji Buta
6
Organisasi Pers Desak Prabowo Minta Maaf atas Pernyataan 'Londo Ireng' yang Dikaitkan dengan Wartawan
Terkini
Lihat Semua