Warta

Perbankan Syariah Agresif Lakukan Ekspansi di 2010

NU Online  ·  Jumat, 8 Januari 2010 | 00:54 WIB

Jakarta, NU Online
Menghadapi 2010 pelaku perbankan syariah terlihat cukup optimis seiring dengan perluasan bisnis dan jaringan yang ditetapkan di tahun ini. Hadirnya sejumlah bank umum syariah dan unit syariah baru pun semakin mengobarkan semangat para pelaku perbankan syariah untuk dapat memberikan pelayanan terbaik dan melakukan ekspansi dan perluasan bisnis secara agresif.

BRI Syariah misalnya, walau baru berusia satu tahun, namun di tahun ini bank hasil konversi Bank Jasa Artha ini menargetkan pertumbuhan minimal 30 persen. Sejumlah langkah dilakukan di tahun ini diantaranya adalah perluasan jaringan dan memasuki sektor mikro. Di tahun ini BRI Syariah berencana memperluas jaringan kantornya sebanyak lima kantor cabang dan 21 kantor cabang pembantu, serta menambah layanan gadai syariahnya di 2010 menjadi 50 unit.<>

Saat ini BRI Syariah memiliki 26 outlet gadai syariah. Untuk pembiayaan BRI Syariah akan tetap fokus pada ritel sebesar 70 persen dan sisanya ke komersial. “Walau BRI Syariah baru memulai bisnis gadai syariah , tetapi perkembangannya cukup signifikan karena itu jumlah outletnya akan kita tambah,” ujar Ari.

Sementara itu Direktur Bank Muamalat, Luluk Mahfudah mengatakan bank syariah pertama itu akan tetap memfokuskan pembiayaannya ke sektor ritel. “Untuk target korporasi sendiri di tahun depan sekitar Rp 1,5 triliun dengan fokus ke sindikasi,” kata Luluk.

Bank Muamalat pun akan memperluas kerjasama sindikasi di tahun depan dengan sejumlah bank asing asal Malaysia, yaitu Bank Rakyat Malaysia dan Unicorn Investment Bank. Luluk menambahkan pihaknya telah melakukan persiapan sindikasi untuk perkebunan kelapa sawit sejak tahun lalu.

Sementara itu, Bank Syariah Mandiri (BSM) pun tetap memiliki fokus di tahun depan sesuai dengan misinya, yaitu untuk mengembangkan sektor usaha kecil dan menengah Indonesia dengan meningkatkan porsi pembiayaan menjadi sekitar 70 persen di tahun ini. Direktur BSM, Amran Nasution mengatakan portofoilio pembiayaan BSM sebagian besar disalurkan ke usaha kecil dan menengah (UKM) sesuai dengan core bisnis perbankan syariah demi memajukan masyarakat Indonesia. “Untuk portofolio sindikasi tidak sampai 10 persen dari seluruh portofolio pembiayaan BSM atau sekitar Rp 1 triliun saja,” kata Amran.

Saat ini porsi pembiayaan BSM sebanyak 60 persen ke UKM dan sisanya ke korporasi. Dari porsi 40 persen korporasi tersebut sebanyak 20 persennya berasal dari sindikasi. Di tahun depan BSM pun membidik sembilan buah sindikasi pembiayaan dengan total nilai Rp 810 miliar. “Untuk sindikasi di 2010 akan tergantung dari analisa ke depannya,” kata Amran.

Tak kalah dengan perbankan syariah lainnya, Bank Mega Syariah (BMS) juga agresif melakukan ekspansi. Bank umum syariah ketiga di Indonesia ini terutama akan mengoptimalkan jaringan unit mikronya yakni Mega Mitra Syariah dan galeri Mega Syariah di 2010. Untuk mendukung perluasan tersebut BMS pun berencana menerbitkan subdebt di semester satu 2010.

Layanan syariah UUS CIMB Niaga pun akan diarahkan tak hanya penghimpunan dana di 2010, namun juga akan diarahkan ke penyaluran pembiayaan. Layanan syariah, papar Didik, menjadi salah satu tumpuan dalam penghimpunan dana. Dengan penambahan layanan syariah di tahun depan diharapkan unit tersebut dapat berkontribusi sebesar 51,4 persen dari target dana pihak ketiga (DPK) Rp 3,5 triliun di 2010.

Di tahun mendatang, lanjut Didik, pihaknya juga akan meningkatkan porsi dana murah sebesar 45 persen. Peningkatan porsi dana murah tersebut pun setidaknya akan dapat berkontribusi bagi peningkatan laba di tahun depan yang ditargetkan sebesar Rp 150 miliar. Di 2010 UUS CIMB Niaga menargetkan aset Rp 5 triliun dan pembiayaan Rp 4,1 triliun.

Persiapan dan target yang ditetapkan oleh para praktisi perbankan tersebut tentunya menjadi pemicu dalam mendorong peningkatan market share industri perbankan syariah tanah air. Sejumlah rencana telah dipaparkan dan kini saatnya merealisasikan rencana bisnis menjadi nyata. (min)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang