Perlu Dikembangkan Studi Ilmu Islam Multi Disipliner
NU Online · Rabu, 11 Februari 2009 | 01:27 WIB
Perguruan tinggi Islam dan lembaga-lembaga pendidikan Islam saat ini perlu mengembangkan studi ilmu Islam yang multidisiplin. Tujuanya, agar pengetahuan masyarakat muslim bisa terus berkembang dan bisa bersaing di berbagai bidang.
Hal tersebut dikatakan Prof Dr H Nur Syam MSi usai dilantik sebagai rektor baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya periode 2008-2012 menggantikan rektor sebelumnya Prof Dr H Ridlwan Natsir MA.<>
Selain itu, Nur Syam juga menyebutkan, pola 'twin towers' dalam pengembangan ilmu pendidikan keislaman juga perlu terus dikembagkan. Pola ini, kata dia, memadukan ilmu keislaman dengan pengembangan ilmu sosial bahkan ilmu alam.
''Bahasa mudahnya adalah kedua disiplin ilmu itu saling menyapa,'' katanya Senin (9/2) dalam Pelantikan oleh Menteri Agama Maftuh Basuni berlangsung di Gedung Departemen Agama RI, Jakarta.
Hadir dalam pelantikan tersebut Dirjen Pendidikan Islam Prof Dr Muhammad Ali, Direktur pendidikan Tinggi Islam Prof dr Machasin MA. Selain itu hadir pula jajaran pimpinan IAIN Sunan Ampel seperti Purek I, dan Purek IV serta dekan fakultas dan direktur PPs.
Prof Nur Syam pada periode 2008-2012 akan mengembangkan jasa layanan pendidian seperti jasa kurikuler, jasa penelitian, jasa pengabdian masyarakat, jasa administrasi pendidikan dan jasa co-kurikuler.
''Sebagai pelayanan jasa pendidikan, maka bermuara pada kepuasan pelanggan pendidikan,” katanya seperti dilaporkan kontributor NU Online Maulana. (nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
2
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
3
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
4
Khutbah Jumat: Degradasi Moral dan Kualitas Shalat
5
Khutbah Jumat: Hemat di Era Digital, Teladan Kesederhanaan Rasulullah
6
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
Terkini
Lihat Semua