Jakarta, NU Online
Fungsionaris Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP), Arief Mudatsir Mandan menghimbau agar pernyataan maaf Paus Benediktus XVI segera ditindaklanjuti oleh para tokoh agama menyusul aksi protes di sejumlah Negara Muslim yang mengarah pada tindakan anarkis.
“Para pimpinan agama di Indonesia harus segera bertemu untuk membahas tindak lanjut permintaan maaf Paus Benediktus (XVI) pada umat Islam,” ungkapnya di Jakarta, Senin (18/9).
“Pertemuan para tokoh perlu diadakan untuk menghindarkan ekses yang tidak diinginkan, sebab di beberapa dunia Islam juga terjadi reaksi yang mengarah pada kekerasan,” kata Arief.
Selanjutnya, anggota Komisi I DPR-RI itu juga mengatakan, pertemuan para pemimpin agama itu penting bukan hanya menyangkut hubungan antaragama di tanah air, namun juga meredkan ketegangan politik antara dunia Islam dengan dunia Barat.
“Saat ini hubungan antaragama di Indonesia cukup rukun dan damai, tetapi pernyataan Paus (Benediktus XVI) itu dapat memicu kelompok (Islam) radikal untuk menyulut konflik antaragama,” terang Arief.
Arief berharap agar para pemimpin agama tersebut dapat memberikan arahan bagi umatnya untuk tetap menjaga kerukunan antarumat beragama yang sudah lama terjadi. (dar)
Terpopuler
1
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
5
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
6
Gelar Konfercab X, PCINU Australia-New Zealand Tegaskan Wajah Diaspora NU yang Inklusif dan Bermanfaat
Terkini
Lihat Semua