Perseteruan Arab-Iran Tak Sampai ke Urusan Perhajian
NU Online · Rabu, 2 November 2011 | 05:21 WIB
Makkah, NU Online
Putra Mahkota Arab Saudi yang juga ketua Komite Haji Tertinggi, Pangeran Naif mengatakan akan menjamin seluruh jamaah haji melakukan ibadahnya dengan aman, tak terkecuali jamaah asal Iran. Arab Saudi dan Iran terlibat pertikaian menyusul laporan intelijen AS yang menyebut agen rahasia Iran merencanakan pembunuhan atas duta besar Arab Saudi untuk AS.<>
"Tidak perlu untuk sebuah pemahaman atau kecurigaan. Iran selalu menegaskan rasa hormat mereka selama haji. Setelah usai perhelatan haji kami selalu menerima surat penghargaan dari misi haji Iran," katanya.
Ditanya apakah pemerintah mempunyai rencana untuk menjatuhkan hukuman pada pelanggar peraturan haji, Pangeran Naif mengatakan, "Kami tidak memerlukan peraturan baru. Alquran dan Sunnah jelas menyebutkan hukuman bagi mereka yang melanggar aturan," katanya.
Pangeran Naif sebelumnya diperiksa kesiapan pasukan keamanan haji untuk menangani pertemuan tahunan Muslim terbesar. Setibanya di markas besar pasukan darurat khusus di Arafat, Makkah, putra mahkota disambut oleh Gubernur Makkah Pangeran Khaled Al-Faisal, Asisten Menteri Dalam Negeri Pangeran Muhammad bin Naif, Menteri Dalam Negeri Pangeran Mansour bin Miteb, dan Jenderal Saeed Al-Qahtani, direktur jenderal keamanan publik.
"Adalah suatu kehormatan besar untuk melayani para jamaah yang datang untuk haji dan umrah. Dengan melakukan itu kita mencari pahala Allah dan umat Islam di seluruh dunia," katanya.
Â
Â
Redaktur : Syaifullah Amin
Sumber  : Arab News
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jihad Generasi Muda dalam Mengisi Kemerdekaan Indonesia
2
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
3
Khutbah Jumat: Jangan Nodai Kemerdekaan dengan Kemaksiatan
4
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
5
RAPBN 2027 Tembus Rp4.097,2 Triliun, DPR: Harus Berdampak dan Menjawab Harapan Rakyat
6
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
Terkini
Lihat Semua