Kongres ke-14 Fatayat NU yang akan diselenggarakan pada 1-4 Juli 2010 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta sudah matang, sekitar 350 cabang dari seluruh Indonesia hari ini mulai check in ke lokasi.
Pembukaan akan dilaksanakan Jum’at, 2 Juni oleh Wakil Presiden RI Boediono. Disamping itu ada beberapa MoU yang ditandatangani seperti dengan Meneg PP, Menteri Kesehatan dan Menteri Perdagangan.<>
Sekjen Fatayat NU Umi Khusnul menjelaskan pada kongres ini juga diselenggarakan satellite meeting atau sejumlah seminar dalam waktu yang bersamaan di lokasi dengan sejumlah tema aktual yang penting bagi perempuan.
Beberapa materi yang dibahas dalam satellite meeting diantaranya mengenai penguatan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin, penguatan sosial ekonomi dan upaya kemandirian organisasi. perlingungan dan tenaga kerja, pemberdayaan perempuan, petani dan nelayan serta upaya penghentian kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam berbagai sektor.
Salah satu komisi baru dalam kongres adalah komisi kelembagaan yang akan membahas peran dan keberadaan lembaga dibawah Fatayat NU. Beberapa rancangan program yang dianggap penting diantaranya masalah kemandirian organisasi, penguatan ideologi keaswajaan. “Dan yang terpenting, Fatayat harus berjuang untuk penguatan hak-hak perempuan yang selama ini menjadi konsent Fatayat” tandasnya.
Mengenai batasan umur 40 tahun untuk para pengurus Fatayat sesuai dengan AD/ART NU hasil Muktamar ke-32 NU di Makassar, Umi menjelaskan, hal ini baru diterapkan pada kongres ke 15, sedangkan kongres ke-14 ini harus sudah mempersiapkan para calon pengurus yang nantinya bisa duduk dibawah umur 40 tahun.
Ditanya mengenai kemungkinan maksimal ketua umum Fatayat hanya menjabat satu kali sebagaimana usulan yang ada di Ansor NU, ia mengapresiasi ini, tetapi batasan umur 40 tahun nantinya sudah akan membatasi kemungkinan kader memimpin dua kali, kecuali ketua umumnya terpilih sebelum usia 34 tahun. (mkf)
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh ‘Turun Gunung’ Jelang Muktamar 1984
2
BEM PTNU Se-Nusantara Desak DPR RI Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Kejaksaan demi Perkuat Kepercayaan Publik
3
LF PBNU Sebut Suara Dentuman Semalam Berasal dari Meteor Jatuh
4
Ketum PBNU Sebut Tambakberas Jalan Tengah Terbaik untuk Muktamar Ke-35 NU
5
Hukum Memberi Amplop Setelah Shalat Jenazah
6
Kajian Hadits: Bolehkah Orang Fasik Melakukan Amar Makruf–Nahi Mungkar?
Terkini
Lihat Semua