Buldoser Israel Terus Ratakan Lahan Pertanian dan Cabut 1.500 Pohon Zaitun di Tepi Barat
NU Online · Senin, 13 Juli 2026 | 11:00 WIB
Jakarta, NU Online
Buldoser militer Israel pada Ahad terus meratakan lahan pertanian di Desa Zububa, sebelah barat Kota Jenin, di wilayah Tepi Barat yang diduduki.
Sumber-sumber lokal yang dikutip Arab News mengatakan buldoser Israel kembali beroperasi sejak pagi dengan meratakan lahan pertanian dan mencabut ribuan pohon zaitun. Tindakan tersebut menyebabkan kerusakan besar pada lahan milik warga serta mengancam mata pencaharian puluhan keluarga Palestina.
Menurut sumber tersebut, sejak awal bulan ini pasukan Israel telah menghancurkan lebih dari 1.500 pohon zaitun milik warga Zububa. Sebelumnya, otoritas Israel juga mengeluarkan pemberitahuan yang memerintahkan pencabutan pohon zaitun di atas lahan seluas 128 dunam di desa tersebut.
Perusakan lahan yang terus berlangsung itu menimbulkan kerugian besar bagi para petani Palestina yang menggantungkan penghidupan mereka pada budidaya zaitun.
Di lokasi lain, pasukan Israel juga meratakan lahan pertanian di antara Desa Deir Qaddis dan Desa Kharbatha Bani Harith, sebelah barat Ramallah.
Sumber setempat menyebutkan buldoser militer Israel meratakan ratusan dunam lahan, yang sebagian besar ditanami pohon zaitun, sebagai bagian dari pembangunan jalan akses yang menghubungkan kawasan tersebut dengan permukiman ilegal Israel, Nili.
Sementara itu, pemukim ilegal Israel juga menyerang petani Palestina yang sedang menggarap lahan mereka di Desa Tayasir, sebelah timur Tubas.
Menurut sumber lokal, para pemukim bersenjata menyerang petani di pinggiran desa serta menghalangi mereka mengakses dan mengolah lahan pertanian.
Mereka menambahkan bahwa wilayah pinggiran Tayasir berulang kali menjadi sasaran serangan para pemukim Israel terhadap warga dan harta benda mereka. Selain itu, terdapat upaya yang terus berlangsung untuk mendirikan pos permukiman ilegal Israel baru di kawasan tersebut.
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua