Petinggi PDIP Temui Gus Dur Bahas Pertemuan Ciganjur Jilid Dua
NU Online · Kamis, 26 Februari 2009 | 13:10 WIB
Dua petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Taufik Kiemas dan Pramono Anung, menemui mantan presiden, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di ruang kerjanya di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (26/2) sore.
Ketiganya membahas rencana penyelenggaraan pertemuan Ciganjur Jilid Dua. "Secara prinsip, membahas rencana pertemuan Ciganjur Dua. Gus Dur tidak ada masalah (dengan rencana) itu," kata Taufiq Kiemas yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP usai pertemuan tertutup selama satu jam itu kepada wartawan.<>
Hal serupa dikatakan Pramono Anung yang juga Sekretaris Jenderal DPP PDIP. "Gus Dur sendiri menyambut baik (rencana pertemuan itu)," katanya. Namun, imbuh dia, Gus Dur tidak setuju jika pertemuan digelar lagi di rumahnya di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, seperti halnya Ciganjur pertama pada 1998 silam.
Pramono mengaku menyetujui permintaan Gus Dur tersebut. Waktu pastinya memang belum ditetapkan. Namun, pertemuan Ciganjur Jilid Dua dipastikan akan digelar sebelum 9 April 2009 di sebuah tempat yang dapat menampung massa lebih banyak.
"Ini masalah waktu saja, karena mengumpulkan tokoh-tokoh itu susah," ungkap Pramono.
Sebelumnya beredar kabar akan terbentuknya pertemuan Ciganjur Jilid Dua. Pertemuan yang digagas PDIP itu direncanakan digelar akhir Februari 2009. Kabarnya sejumlah tokoh seperti Megawati Soekarnoputri, Amien Rais, Abdurrahman Wahid, dan Sri Sultan Hamengku Buwono X akan hadir dalam acara tersebut.
Pertemuan Ciganjur yang belakangan lebih dikenal dengan istilah Kelompok Ciganjur digelar pada 10 November 1998. Mereka terdiri dari Gus Dur, Megawati Soekarnoputri, Amien Rais, dan Sri Sultan Hamengku Buwono X. Keempat tokoh tersebut bersepakat mengagendakan percepatan reformasi politik di Indonesia menyusul jatuh penguasa Orde Baru, Soeharto. (rif)
Terpopuler
1
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
2
Warga NU Bekasi Raya Padati Kajian Qanun Asasi KH Hasyim Asy'ari
3
Unusia Buka Beasiswa Cahaya Pintar untuk Program Sarjana dan Magister
4
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
5
Menembus Pelosok Ende, Relawan NU Peduli Salurkan Bantuan untuk 168 KK yang Masih Bertahan di Tenda
6
Orang Meninggal Dapat Pesangon dan BPJS Ketenagakerjaan, Apakah Jadi Harta Warisan?
Terkini
Lihat Semua