Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) MaāarifĀ Sintuak yang terletak di Korong Tembok Nagari Sintuak Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman diresmikan Bupati Padangpariaman diwakili Kabag Kesra Abdul Kadir Jailani, Rabu (11/3).
PKBM Maāarif yang berada di bawah binaan LembagaĀ Pendidikan Maāarif nahdlatul Ulama (NU) Sumatera Barat tersebut, menyelenggarakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak Qurāan, Paket A, B, C, Taman Pendidikan Al Qurāan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), pengolahan pupuk organik dan bimbingan belajarĀ tingkat SD, SMP dan SMA.<>
Abdul Kadir Jailani dalam sambutannya menegaskan arti penting PKBM Maāarif ini dalam meningkatkan pendidikan masyarakat. Pendidikan pra sekolah dasar, baik play group, PAUD maupun TK, amat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak ke masa depan. Anak-anak pra sekolah dasar tersebut merupakan usia emas yang perlu diisi dengan kegiatan pendidikan bermain.
āPendidikan yang dikembangkan di PKBM Maāarif Sintuak amat penting artinya dalam meningkatkan sumber daya manusia. Melalui PAUD ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas anak-anak bangsa, khususnya di Sintuak Kabupaten Padangpariaman,ā kata Jailani seperti dilaporkan Kontributor NU Online Bagindo Armaidi Tanjung di Padang.
Ketua PKBM Maāarif Sintuk Zeki Aliwardhana mengatakan, terkait dengan adanya anggapan sebagian masyarakatĀ PKBM MaāarifĀ ini merupakan onderbouw dari salah satu partai politik, dengan tegas disampaikan bahwa PKBM Maāarif tidak ada kaitan dengan salah satu partai politik peserta pemilu 9 April 2009 mendatang.
āPKBM Maāarif yang berada di bawah binaan Lembaga Pendidikan Maāarif merupakan salah satu lembaga dari Nahdlatul Ulama yang membidangi masalah pendidikan,ā kata Zeki Aliwardhana dihadapan 150 orang hadirin, diantaranya terdapat sejumlah calon legislatif dari berbagai partai politik untuk daerah pemilihan Kabupaten Padang Pariaman dan DPRD Propinsi Sumbar.
Zeki Aliwardhana menambahkan, PKBM Maāarif Sintuk sebagian kegiatannya sudah dimulai sejak dua tahun lalu. Yakni pengolahan pupuk organik. Kemudian dilanjutkan dengan Keaksaraan Fungsional (KF). Informasi yang kami terima, syarat PKBM harus ada 3 kegiatan. Dengan kehadiran PAUD sejak 23 Februari 2009 lalu, maka kami langsung menjadikanya PKBM.
āPAUD yang awalnya 12 murid, hanya dalam tempo dua minggu sudah menjadi 60 murid. Kami tidak mengira besarnya sambutan orang tua murid memasukkan anaknya ke PAUD ini,ā kata Zeki Aliwardhana Wakil Ketua PC PMII Kabupaten Padangpariaman/ Kota Pariaman. (arm)
Terpopuler
1
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
2
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
3
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
4
Gus Kikin Targetkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031 Rampung dalam 30 Hari
5
Seismik Anak Krakatau Menurun, PVMBG Ingatkan Potensi Letusan Lebih Kuat Masih Terbuka
6
10 Pendapat Al-Albani yang Bertentangan dengan Imam Mazhab dan Mayoritas Ulama Ahlussunnah
Terkini
Lihat Semua