Warta

PKBM Ma’arif Sintuak Padangpariaman Diresmikan

NU Online  ·  Kamis, 12 Maret 2009 | 00:03 WIB

Padangpariaman, NU Online
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ma’arif  Sintuak yang terletak di Korong Tembok Nagari Sintuak Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman diresmikan Bupati Padangpariaman diwakili Kabag Kesra Abdul Kadir Jailani, Rabu (11/3).

PKBM Ma’arif yang berada di bawah binaan Lembaga  Pendidikan Ma’arif nahdlatul Ulama (NU) Sumatera Barat tersebut, menyelenggarakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak Qur’an, Paket A, B, C, Taman Pendidikan Al Qur’an, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), pengolahan pupuk organik dan bimbingan belajar  tingkat SD, SMP dan SMA.<>

Abdul Kadir Jailani dalam sambutannya menegaskan arti penting PKBM Ma’arif ini dalam meningkatkan pendidikan masyarakat. Pendidikan pra sekolah dasar, baik play group, PAUD maupun TK, amat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak ke masa depan. Anak-anak pra sekolah dasar tersebut merupakan usia emas yang perlu diisi dengan kegiatan pendidikan bermain.

“Pendidikan yang dikembangkan di PKBM Ma’arif Sintuak amat penting artinya dalam meningkatkan sumber daya manusia. Melalui PAUD ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas anak-anak bangsa, khususnya di Sintuak Kabupaten Padangpariaman,” kata Jailani seperti dilaporkan Kontributor NU Online Bagindo Armaidi Tanjung di Padang.

Ketua PKBM Ma’arif Sintuk Zeki Aliwardhana mengatakan, terkait dengan adanya anggapan sebagian masyarakat  PKBM Ma’arif  ini merupakan onderbouw dari salah satu partai politik, dengan tegas disampaikan bahwa PKBM Ma’arif tidak ada kaitan dengan salah satu partai politik peserta pemilu 9 April 2009 mendatang.

”PKBM Ma’arif yang berada di bawah binaan Lembaga Pendidikan Ma’arif merupakan salah satu lembaga dari Nahdlatul Ulama yang membidangi masalah pendidikan,” kata Zeki Aliwardhana dihadapan 150 orang hadirin, diantaranya terdapat sejumlah calon legislatif dari berbagai partai politik untuk daerah pemilihan Kabupaten Padang Pariaman dan DPRD Propinsi Sumbar.

Zeki Aliwardhana menambahkan, PKBM Ma’arif Sintuk sebagian kegiatannya sudah dimulai sejak dua tahun lalu. Yakni pengolahan pupuk organik. Kemudian dilanjutkan dengan Keaksaraan Fungsional (KF). Informasi yang kami terima, syarat PKBM harus ada 3 kegiatan. Dengan kehadiran PAUD sejak 23 Februari 2009 lalu, maka kami langsung menjadikanya PKBM.

“PAUD yang awalnya 12 murid, hanya dalam tempo dua minggu sudah menjadi 60 murid. Kami tidak mengira besarnya sambutan orang tua murid memasukkan anaknya ke PAUD ini,” kata Zeki Aliwardhana Wakil Ketua PC PMII Kabupaten Padangpariaman/ Kota Pariaman. (arm)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang