PM Tony Blair akan Kunjungi PP Darunnajah Jakarta
NU Online · Rabu, 29 Maret 2006 | 05:51 WIB
Jakarta, NU Online
Perdana Menteri Inggris Tony Blair akan berdialog dengan sejumlah santri dan guru pada Pondok Pesantren (PP) Darunnajah, Ulujami, Cipulir, Jakarta, Selatan, Kamis siang, dalam rangkaian kunjungannya ke pusat pendidikan Islam itu, kata Jurubicara PP Darunnajah, Ustadz Ainur Rofiq, Rabu.
Selain itu, orang nomor satu dalam pemerintahan Inggris itu pun akan bertemu dengan pimpinan pesantren serta meluncurkan program "Global Gateway" British Council, katanya di Jakarta, Rabu.
<>Kunjungan ke pesantren yang kini memiliki sedikitnya 1.600 orang santri itu dilakukan setelah PM Blair melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan berdialog dengan enam tokoh Islam -- Abdullah Gymnastiar, Nazaruddin Umar, Hasyim Muzadi, Azyumardi Azra, Din Syamsuddin dan Quraish Shihab -- pada Pukul 10.15 hingga 10.40 WIB.
Menurut Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal, pertemuan Yudhoyono, Blair, dan ke-enam tokoh Islam tersebut akan berlangsung secara bebas dan terbuka.
Pertemuan itu ditujukan untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada PM Blair tentang warna dan pemikiran Islam di Indonesia.
Agenda lain yang akan dibahas oleh kedua pemimpin negara dan para tokoh Islam itu, kata Dino, adalah masalah dialog Islam dan Barat dan bagaimana mencari cara terbaik untuk memajukannya. Pertemuan sepanjang Kamis pagi hingga siang itu dilanjutkan dengan jumpa pers bersama oleh Presiden Yudhoyono dengan PM Blair. .
Kedatangan Blair ke Indonesia pada 29-30 Maret akan merupakan kunjungan pertama PM Inggris ke Indonesia sejak 21 tahun, pada saat PM Inggris Margareth Thatcher datang menemui Presiden Soeharto. (ant/mkf)
Terpopuler
1
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
2
Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan ASN Masih Kecil: Kekayaan RI Banyak Lari ke Luar Negeri
3
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
4
Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh 5 Persen Tetapi Kemiskinan dan Penurunan Kelas Menengah Terus Terjadi
5
PBNU Targetkan 61.000 Ranting di Seluruh Indonesia Terhubung Sistem Digdaya NU
6
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
Terkini
Lihat Semua