Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan dijadwalkan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Senin (7/12). Diperkirakan pertemuan ini akan membahas masalah penguatan pasukan NATO di Afghanistan dan upaya Ankara untuk membendung pemberontakan Kurdi di Irak. Program nuklir Iran juga diduga akan termasuk dalam agenda pembicaraan.
Erdogan mengunjungi Washington setelah Obama mengumumkan bahwa 30 ribu tentara tambahan akan dikirim ke Afghanista. Dia berjanji akan memasok sedikitnya 7 ribu tentara tambahan untuk mengalahkan kelompok Taliban dan Al Qaida.<>
Erdogan menegaskan pihaknya tidak akan menambah misi tempur, melainkan menawarkan pengiriman tiga tim untuk melatih personil keamanan Afghanistan.
Sekitar 1.700 tentara Turki saat ini berada di Afghanistan, namun mereka hanya ditugaskan melakukan patroli di Kabul serta melatih pasukan Afghanistan.
"Sumbangan yang diberikan Turki kepada misi Afghanistan cukup hebat dan penting selama beberapa tahun," kata James Jones, penasehat keamanan nasional Obama, Jumat (4/12).
Pihaknya mengatakan, saat ini yang perlu diupayakan adalah pembangunan dan perbaikan sarana pelayanan umum, demi mengambil hati rakyat Afghanistan. (ant)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua