Polri Duga Ada Provokasi dari Kelompok Ahmadiyah
NU Online · Senin, 7 Februari 2011 | 09:20 WIB
Polri menduga adanya provokasi dari kelompok Ahmadiyah sehingga terjadi bentrok dengan warga Cikeusik, Banten, Ahad (6/2) kemarin. Provokasi tersebut dengan mendatangkan jemaah Ahmadiyah dari luar kota ke Cikeusik, Banten.
"Kita menduga ada provokasi mendatangkan massa dalam jumlah besar ke Cikeusik," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/2).<>
Menurutnya, dalam insiden bentrokan tersebut, tidak mungkin datang massa besar secara tiba-tiba. Maka dari itu, pihaknya masih mendalami insiden bentrokan itu, kenapa hingga terjadi brutal dan menewaskan tiga orang.
Rafli menambahkan, sebelumnya telah ada laporan dari warga jika kelompok Ahmadiyah akan melakukan kegiatan di rumah Ismail Suparman, pemimpin kelompok Ahmadiyah Cikeusik pada Ahad (6/2).
Pihak Polda Banten dan Polres Pandeglang telah melakukan upaya-upaya persuasif kepada kelompok Ahmadiyah untuk tidak melakukan kegiatan bersama-sama sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri. "Kami sudah berupaya mencegahnya bersama tokoh masyarakat dan agama," kilahnya. (ful)
Terpopuler
1
Innalillahi, Prof KH Syukron Makmun Pengasuh Pesantren Daarul Rahman Jakarta Wafat
2
Gus Faiz Ceritakan Wasiat dan Keinginan KH Syukron Makmun sebelum Wafat
3
PBNU Rilis Twibbon Hari Santri 2026, Unduh Linknya di Sini
4
Kapolri Suyudi Sambangi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Pesantren Miftachussunnah dan Tebuireng
5
Berita Duka dari Yogyakarta, KH Muhammad Nasikh Ridwan Wafat pada Usia 65 Tahun
6
KH Syukron Makmum dan Daarul Rahman-nya
Terkini
Lihat Semua