Power of Rupiah, Berdayakan Anak untuk Bantu Kemiskinan
NU Online · Kamis, 7 Oktober 2010 | 06:06 WIB
Salah satu agenda dari global peace festival yang sudah berjalan adalah power of rupiah, sebuah kampanye untuk menumbuhkembangkan semangat memberi, ikhlas menolong sesama dan kepedulian dalam diri anak-anak dan kaum muda Indonesia.
Dalam program ini, panitia menyediakan sebuah kotak yang setiap harinya diharapkan dapat diisi oleh sebuah koin yang nantinya akan menjadi tiket masuk pada puncak acara global peace festival di gelora Bung Karno, Ahad 17 Oktober mendatang.<>
Ketua Panitia Global Peace Festival Slamet Effendy Yusuf menargetkan mampu mengumpulkna sekitar 50 ribu pelajar dan mahasiswa dalam pengumpulan koin power of rupiah ini.
“Power of Rupiah tidak bermaksud mengumpulkan uang milyaran rupiah, tetapi lebih kepada memberdayakan jutaan anak,” katanya.
Ditambahkannya, program Power of Rupiah mempromosikan budaya melayani dan makna hidup ini berarti untuk orang lain, khususnya membantu menolong anak Indonesia yang kurang beruntung.
“Power of Rupiah” menyatukan upaya bersama secara berkelanjutan melalui sekolah dari taman kanak-kanak hingga perguruang tinggi.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 32 juta anak Indonesia hdiup dalam keluarga sangat miskin, 13 juta diantaranya menderita kekurangan gizi serta lebih dari 300 ribu merupakan anak jalanan.
“Banyak sekali orang yang tidak mampu menaikkan kelas sosial mereka dari lower class ke kelas yang lebih atas karena mereka tidak mampu mendidik anaknya. (mkf)
Terpopuler
1
Besok Rebo Wekasan, Berikut Amalan dan Doa yang Dianjurkan
2
Alma Esbeye Siap Tampil Meriahkan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
3
KH Nasaruddin Umar Mengaku Dapat Dorongan Maju Ketua Umum PBNU, Soroti Tantangan Kepemimpinan NU
4
Ngaji Al-Hikam, Perlu Fase Menepi dari Ketenaran dalam Hidup
5
Muktamar ke-35 NU Bahas Hukum DNA, Kripto, hingga Pasang Chip di Otak
6
Muktamar Ke-35 NU Bahas Revisi UU Sisdiknas dan Ketenagakerjaan, hingga Qanun Jinayat Aceh
Terkini
Lihat Semua