Warta

Prabowo Bantu Perpustakaan NU di Jember

NU Online  ·  Selasa, 24 Februari 2009 | 04:29 WIB

Jember, NU Online
Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto membantu pembangunan gedung perpustakaan Nahdlatul Ulama (NU) di Jember. Pada Senin (23/2) Prabowo meletakkan batu pertama untuk pembangunan gedung perpustakaan yang berada di sebelah barat gedung Baladika NU, Jalan Tampaksiring, Antirogo, Kecamatan Sumbersari.

Gedung yang dinamai "Perpustakaan Prof Sumitro Joyohadikusumo” itu berukuran 7,5 x 15, dan direncanakan dua lantai. “Saya berharap gedung ini, bisa diresmikan setahun lagi,” tukasnya saat memberikan sambutan.<>

Matan Danjen Kopassus menyatakan, dengan suka rela membantu pembangunan gedung perpustakaan NU Jember itu. Di hadapan para kiai dari PCNU Jember, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso dan Kencong, Prabowo menjelaskan, keinginan untuk membangun perpustkaan itu dilandasi oleh niat luhur dan ikhlas.

Dikatakannya, keluarga besar Sumitro Joyohadikusumo memang  berkeinginan untuk membangun  perpustakaan di beberapa daerah. “Itu memang sudah niat, kalau kami ada rejeki, kami bangun perpustakaan di Indonesia,” tukasnya.

Kendati demikian, Probowo menyadari bahwa langkahnya itu mengundang prasangka di masyarakat, apalagi menjelang Pemilu. Menurutnya, orang yang berpikiran sempit pasti selalu curiga kepada niat baik orang lain. “Saya keliling pesantren Jawa Timur, pasti ada yang berkata, ini ada apa? Padahal, dari dulu saya dekat dengan kiai,” ungkapnya.

Menurut Prabowo, sejak dulu dirinya memang selalu berkonsultasi dengan para kiai, terutama ketika menjadi prajurit TNI. Dijelaskannya, setiap mau berangkat ke medan tempur, dirinya pasti mohon doa restu kiai. “Anak buah saya juga begitu. Jadi kiai itu tidak asing bagi saya,” ulasnya.

Katib Syuriah PCNU Jember KH Abdullah Syamsul Arifin menegaskan, perpustakaan tersebut kelak sangat berguna untuk pengembangan potensi keilmuan warga NU, khususnya Lembaga Bahtsul Masa’il (LBM) NU Jember. Karena itu, ia mengaku salut dengan kepedulian Prabowo.

“Di Indonesia banyak orang hebat, tapi sedikit yang peduli. Banyak orang kaya, tapi sedikit yang dermawan. Dan Pak Prabowo di antara yang sedikit itu,” katanya saat memberi sambutan.

Sementara itu, beredar kabar langkah Prabowo mendekati sejumla h pesantren dan NU dalah untuk menjajaki kemungkinan berpasangan dengan figur NU dalam pemilihan umum presiden mendatang. Nama yang santer disebut-sebut adalah Khofifah Indar Parawansa. Namun hal itu dibantah oleh Ketua PCNU Jember KH Muhyiddin Abdusshomad. “Saya tidak tahu itu. Kalau hanya kabar, bisa benar bisa salah,” jelasnya. (ary)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang