PWNU Jabar Gelar Konferwil Di Pesantren Darul Falah
NU Online · Ahad, 10 Juli 2011 | 02:21 WIB
Bandung, NU Online
Konferensi Wilayah (Konferwil) XVI Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Barat, berlangsung pada 8-10 Juli 2011, bertempat di Pondok Pesantren Darul Falah, Cihampelas, Bandung Barat, yang diasuh KH Asep Burhanuddin, yanga saat ini menjadi Rais Syuriyah PWNU Jabar.
Konferwil diikuti oleh 26 Pengurus Cabang dari 26 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, yang masing-masing terdiri dari 2 (dua) orang pemegang mandat suara cabang, dan 8 (delapan) orang peninjau, dengan jumlah keseluruhan berjumlah 260 peserta. Di samping itu, acara pembukaan Konferwil dihadiri sekitar 3.000 jamaah nahdliyin dari seluruh Jabar, terutama dari seluruh wilayah Bandung Barat, yang merupakan salah satu basis NU di wilayah Priangan.<>
Konferwil kali ini mengambil tema: “Meningkatkan Khidmah Nahdliyyah untuk Kemaslahatan Ummat dan Keutuhan Bangsa”. Tema tersebut selaras dengan visi besar PBNU Periode 2010-2015, yakni “Kembali ke Pesantren”. Melalui Konferwil ini, PWNU Jabar ingin menegaskan komitmen kuatnya mendukung visi besar PBNU, melalui kerja-kerja nyata yang menyentuh kepentingan ummat.
Potensi besar nahdliyyin Jabar, terutama dari sisi jumlah, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Jawa Barat dan bangsa Indonesia. Sebagai catatan, penduduk Jawa Barat berjumlah lebih dari 43 juta jiwa. Oleh karena itu, Konferwil kali ini hendak menegaskan komitmen NU dalam menjawab berbagai persoalan dan tantangan kehidupan yang dihadapi oleh ummat. Mulai dari persoalan ekonomi, sosial, politik, pendidikan, dan kebudayaan.
Konferwil kali ini dibuka oleh Wagub Jabar H Dede Yusuf. Sebelumnya, Bupati Bandung Barat H Abu bakar, turut menyampaikan sambutan. Sebelum ditutup doa, peserta dan penggembira Konferwil, dengan khusyuk menyimak tausiyah dari Ketua Umum PBNU KH Said Aqiel Siradj.
Melalui Konferwil ke-16 ini, diharapkan keberadaan PWNU Jabar lebih dirasakan lagi kemanfaatnannya, baik oleh jamaah nahdliyyin maupun oleh masyarakat Jawa Barat.
Redakur : Syaifullah Amin
Kontributor : Iip Dzulkifli Yahya
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua