Jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Senin (18/2) kemarin menggelar Silaturrahim dan kegiatan turun ke bawah (turba) dengan enam Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) daerah tapal kuda di Pondok Pesantren Al-qodiri, Gebang, Jember.
Keenam PCNU itu adalah Bondowoso, Kraksaan, Situbondo, Kencong, Banyuwangi, Lumajang dan Jember selaku tuan rumah. Dalam silaturrahim yang dihadiri sekitar 150 pengurus NU itu semua tokoh puncak PWNU Hadir.<>
Selain Ketua Tanfidziyah KH Mutawaklkil Alallah, Masyhudi Mukhtar (Sekretaris), KH Miftahul Akhyar (Rais Syuriah) dan KH Syafruddin (Katib) juga hadir. Mereka juga membawa masing-masing pengurus lembaga di tingkat PWNU.
Menurut KH Mutawakkil, dalam 5 tahun ke depan, pihaknya akan memprioritaskan sektor pendidikan, ekonomi dan kesehatan. Dijelaskannya, sektor pendidikan butuh penggarapan yang serius dari waktu ke waktu.
Dikatakannya, pendidikan merupakan pengembanan Sumber Daya Manusia (SDM). “Dan itu penting untuk membangun kualitas komunitas,” tukas KH Mutawakkil kepada NU Online saat rehat acara.
KH Mutawakkil mengakui, selama ini sektor pendidikan NU kurang tergarap secara maksimal, padahal potensinya cukup tinggi. Dikatakannya, selain perlunya penataan manajemen, NU juga perlu lebelisasi pendidikan.
“Kalau bisa sekolah-sekolah NU itu ada lebelnya NU, walaupun akta pendiriannya tidak menyebut nama NU. Kalau lebelnya jelas, disitu ada nuasa syiarnya,” jelas KH Mutawakkil.
Sementara itu, Sekretaris PCNU Jember, H Alfan Jamil mengemukakan, prioritas garapan PWNU sangat pas dengan kondisi warga NU saat ini. Menurut Alfan, secara umum, masyarakat Indonesia memang masih tertinggal dalam bidang pendidikan, sehingga perlu perbaikan.
Karena itu, katanya, NU juga harus berikhtiar agar warganya bisa mengejar ketertinggalannya dalam bidang pendidikan. “Banyak yang bisa kita usahakan untuk memajukan pendidikan NU,” ungkap Dosen Fisip Universitas Jember itu. (ary)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
3
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
4
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
5
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua