PWNU Sumsel Alami Kemajuan Pesat di Sejumlah Bidang
NU Online · Ahad, 30 Juli 2006 | 05:46 WIB
Surabaya, NU Online
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan saat ini mengalami kemajuan yang pesat di sejumlah bidang, seperti kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan usaha.
“PWNU Sumsel saat ini mengalamai perkembangan yang pesat di sejumlah bidang seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan usaha,” ungkap Katib PWNU Sumsel Drs HM Dayd kepada NU Online di sela-sela Munas dan Konbes NU di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, Minggu (30/7).
Dia mencontohkan pengembangan di bidang ekonomi sudah dilakukan seperti program penanaman pohon sawit seluas 500 hektar, yang menurutnya akan menghasilkan 20 juta lebih dalam tempo yang tidak terlalu lama.
Selain itu pihaknya juga sudah mendirikan poliklinik sebagai bagaian dari kepedulian PWNU Sumsel terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat setempat.
“Dalam waktu dekat PWNU (Sumsel) akan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui pengobatan keliling dengan menggunakan kendaraan agar bias memasuki daerah pedalaman sekalipun,” kata Dayd.
Menyinggung kerjasama PBNU dengan Depkes mengenai pendirian pos-pos kesehatan di lingkungan pesantren, Dayd merasa optimis kerjasama nota kesepahaman (MoU) itu akan berjalan baik mengingat ada potensi besar untuk dilakukan.
Sementara itu dalam bidang usaha, ungkap Dayd, PWNU Sumsel akan membangun penginapan, wartel, agen tour and travel, SPBU dan lain-lain.
“Kami akan menyediakan pelayanan ticketing, wartel bekerjasama dengan PT Telkom, dan SPBU. Ungkapnya dengan mensinyalir adanya kecurangan di sejumlah SPBU di wilayahnya.
Dalam kesempatan itu dia juga menyinggung pentingnya kaderisasi di tubuh ormas keagamaan berlogo peta dunia sebagai upaya mengembangkan kinerja operasional sebuah organisasi.
“Kaderisasi itu sangat penting di tubuh NU mengingat banyak dari warga nahdliyin di wilayah kami misalnya yang tidak mengenal kalau mereka termasuk keturunan dari keluarga NU,” ungkapnya. (dar)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
5
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
6
Subsidi Haji dari APBN, MUI: Tak Pengaruhi Keabsahan Ibadah
Terkini
Lihat Semua