Qadafi: Israel Harus Diungsikan dari Timur Tengah
NU Online · Kamis, 22 Januari 2009 | 10:54 WIB
Pemimpin Libya Muammar Qadafi membuat pernyataan konfrontatif mengenai Israel. Qadafi menyatakan, Israel mestinya diungsikan jauh-jauh dari Timur Tengah.
Melalui video conference yang disampaikannya kepada pelajar Georgetown University, Kamis (22/1), Qadafi menyatakan, Palestina bukanlah tempat yang tepat bagi bangsa Yahudi. Palestina telah lama menjadi hak milik bangsa Arab.<>
"Jika Anda menginginkan Yahudi dan etnisnya terus ada di dunia, maka Palestina bukanlah tempat yang tepat. Sebab, Timur Tengah merupakan lautan bangsa Arab,” ujarnya.
Menurut Qadafi, solusi negara tunggal (single-state) akan selamanya menjadi tujuan Israel. Sebab hal itu mewakili wajah mereka di kawasan itu. Karenanya perdamaian tidaklah mungkin dapat terwujud jika Israel masih bercokol di Timur Tengah.
“Bawa saja mereka (Israel) ke Alaska atau Honolulu atau Kepulauan Hawaii. Atau bahkan ke pulau-pulau Pasifik jika diperlukan. Mereka bisa hidup damai di tempat yang terisolasi seperti itu,” tandasnya.
ujar Khadafi.
Sementara itu, usulan lain yang disampaikan kepada Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama adalah agar presiden ke-44 itu dapat mengajak dialog pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden.
“Menurut saya, Osama bin Laden seseorang yang layak mendapat kesempatan,” ujar Qadafi dalam pesan yang juga disampaikan kepada pelajar Georgetown University melalui video conference tersebut. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
6
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
Terkini
Lihat Semua