Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri merancang peraturan daerah yang mewajibkan konsumen lokalisasi menggunakan kondom. Rencana itu ditentang kalangan ulama yang menganggap peraturan tersebut melegalisasi prostitusi.
Kepala Dinas Kesehatan Adi Laksono mengatakan peraturan tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan. Peraturan itu akan mengatur secara khusus penggunaan kondom bagi pengunjung lokalisasi yang hendak menggunakan jasa pekerja seks komersial (PSK). "Kami hanya menindaklanjuti usulan Dewan," kata Adi Laksono, Jumat, 19 November 2010.<>
Menurut dia, penggunaan kondom ini akan sangat membantu menekan tingkat penularan penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Kediri. Berdasarkan riset Dinas Pendidikan, penularan tersebut banyak disumbang oleh para PSK dan pria hidung belang sebagai kelompok risiko tinggi.
Sejak dilakukan pendataan pada tahun 1996 silam, jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Kediri saat ini telah mencapai 206 orang. Dari jumlah tersebut 20 di antaranya meninggal dunia.
Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Ulum, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri KH Jauharal Nehru menolak rancangan tersebut. Menurut dia, hal itu justru akan melegitimasi kegiatan prostitusi yang telah diperangi para ulama sejak dulu. "Penggunaan jasa PSK akan semakin tinggi dengan aturan itu," kata ulama yang akrab disapa Gus Mahu tersebut.
Bahkan Gus Mahu berpendapat peraturan tersebut akan membuka kegiatan prostitusi dan maksiat yang lebih besar. Para pelaku zina tak akan malu-malu lagi ke lokalisasi karena telah dilindungi oleh undang-undang selama menggunakan kondom.
Untuk itu Gus Mahu berkomitmen akan menggalang para ulama di Kediri untuk melawan rancangan tersebut. Dia berharap para ulama bisa menggagalkan rancangan tersebut agar tidak disahkan pemerintah. "Zina lebih dosa dari korupsi," katanya. (ti/bil)
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua