Bandarlampung, NU Online
Ribuan kaum muslimin di Bandarlampung menghadiri doa bersama (Istighasah) untuk keselamatan bangsa dari berbagai macam rentetan bencana.
Doa bersama itu dipusatkan di Taman Kota Bandarlampung, Minggu malam, dihadiri oleh pimpinan pondok pesantren dan pengasuh ’Taman Sholaya’ (jamaah zikir, manaqib, sholawat, dan Yasin), serta warga masyarakat yang berasal dari pengurus masjid, kelompok pengajian, majelis ta’lim, Risma, dinas instansi pemerintah dan lain-lain.
Dzik<>ir dan doa akbar dipimpin oleh KH Muhammad Habib Mastur (pengasuh Taman Sholaya Pusat). Hadir pula Walikota Bandarlampung, Eddy Sutrisno, yang juga Ketua ’Taman Sholaya’ Wilayah Lampung, Ketua PWNU Lampung, Khairudin Tahmid dan
Wakil Walikota Kherlani,
Sejumlah ulama yang hadir pada cara itu yakni KH Abdurrahim (pengasuh Taman Sholaya Cabang Gresik--Jawa Timur), KH Zianur Roziqin (Taman Sholaya Cabang Malang Raya Jawa Timur), dan KH Heriyudin Yusuf (Lampung).
Kaum muslimin dan muslimat khusuk berdoa untuk keselamatan bangsa dari berbagai kondisi musibah yang terus-menerus melanda negeri ini seperti tsunami, longsor, banjir, kapal laut tenggelam, pesawat terbang hilang, dan musibah lainnya.
Walikota Bandarlampung, Eddy Sutrisno, menjelaskan, acara doa bersama inisiatif ’Taman Sholaya’ wilayah Lampung ini tidak ada muatan politis dan sebagainya.
Kegiatan itu untuk mendoakan bangsa ini agar terhindar dari musibah yang selalu menghampiri negeri ini. "Bila secara ilmiah musibah itu tidak dapat dicegah, jalan satu-satunya bermunajat kepada Allah SWT meminta terhindar dari bencana," katanya. (ant/can)
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua