Pekalongan, NU Online
Ribuan umat Islam dari wilayah Pekalongan, Batang dan Pemalang tadi malam, Sabtu (13/8) mengikuti kegiatan sholat tasbih dan hajat yang digelar Jama'ah Al-Khidmah Kota Pekalongan di Masjid Jami' Kauman Pekalongan.<>
Acara yang berlangsung usai sholat taraweh diisi dengan istighotsah, khotmil qur'an, dzikir fida' dan diakhiri dengan sholat tasbih dan hajat. Koordinator Al Khidmah Kota Pekalongan Mohammad Awaluddin kepada NU Online mengatakan, kegiatan sholat hajat digelar secara rutin setiap bulan Ramadhan di Masjid Jami' oleh Jama'ah Al-Khidmah sejak 7 tahun yang lalu.Â
Dikatakan, untuk memenuhi keinginan jama'ah, pihaknya juga akan menggelar kegiatan serupa di Masjid Agung Kabupaten Batang tanggal 17 Agustus 2011 dan di Masjid Agung Kabupaten Pemalang tanggal 22 Agustus 2011 usai sholat taraweh.
Sementara itu, Wakil Walikota Pekalongan yang diwakili Kabag Kesra Pemerintah Kota Pekalongan dalam sambutannya mengajak kepada jama'ah yang hadir untuk dapat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas keagamaan warga.
Dikatakan, apa yang telah dan sedang dilakukan ummat Islam di Kota Pekalongan khususnya termasuk jama'ah Al Khidmah agar tidak hanya berlangsung saat bulan ramadhan saja, akan tetapi lebih dari itu, kegiatan keagamaan ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari dalam kurun waktu sebelas bulan mendatang.
"Kesalehan individu selama bulan ramadhan ini hendaknya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari selama sebelas bulan berikutnya," ujarnya.
Ketua Umum Jama'ah Al Khidmah pusat H. Hasanuddin, SH berharap kepada pemerintah Kota Pekalongan, kegiatan yang baik dan mulia ini hendaknya tidak hanya diikuti oleh masyarakat umum saja, akan tetapi para pejabat mulai kepala dinas hingga lurah se Kota Pekalongan dapat mengikuti majelis dzikir ini.
Sehingga, ujar Hasanuddin, harapan pemerintah Kota Pekalongan untuk menjadikan Kota Batik sebagai kota relijius tidak sekedar himbauan belaka, akan tetapi lebih dari itu perlu ada gerakan secara riil dengan mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk dapat menjalankan kegiatan ibadah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. dan keinginan untuk menjadikan negara yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur dapat segera terwujud sebagaimana yang kita harapkan bersama.
Tampak hadir dalam majelis sholat tasbih selain Kabag Kesra Pemerintah Kota Pekalongan Sri Kuncoro, SIP, rombongan pengurus Al Khidmah pusat dan Jawa Tengah, serta para imam khususi se eks Karesidenan Pekalongan.
Â
Redaktur     : Syaifullah Amin
Kontributor : Abdul Muiz
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
5
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
6
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
Terkini
Lihat Semua