Warta

Ribuan Ummat Islam Hadiri Haul Gus Dur

NU Online  Ā·  Kamis, 30 Desember 2010 | 07:09 WIB

Pekalongan, NU Online
Ribuan ummat Islam Pekalongan dan sekitarnya tadi malam menghadiri haul pertama Gus Dur yang dihelat oleh kader-kader Nahdlatul Ulama Kota Pekalongan.

Acara yang mengambil tempat di halaman Gedung Aswaja Jalan Sriwijaya 2 Kota Pekalongan dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PP LDNU) Dr KH Zakky Mubarak, MA Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah Dr H Arja' Imroni, MA dan Rais Am Idaroh Aliyah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Habib Muhammad Luthfy bin Ali bin Hasyim bin Yahya untuk memberikan tausyiyah.<>

Beberapa tamu undangan tampak hadir Wakil Walikota Pekalongan H Alf Arslan Junaid, SE, Kapolres Kota Pekalongan Kaden Por B, beberapa tokoh lintas agama dan jajaran Pengurus Cabang NU Kota Pekalongan.

Ribuan ummat Islam yang hadir, larut dalam alunan pembacaan surat Yasin, dzikir dan do'a untuk almaghfurlah KH Abdurrahman Wahid mantan Ketua Umum PBNU dan presiden RI keempat. Bahkan saat diputarkan rekaman sholawat dengan suara Gus Dur, beberapa pengunjung putri menitikkan air mata.
Ā 
Dalam tausyiyahnya Habib Luthfy meminta kepada yang hadir untuk dapat meneladani Gus Dur yang dengan tanpa pamrih berbuat untuk bangsa terutama dalam memberikan perlindungan kelompok minoritas selama dirinya dipercaya sebagai kepala negara.

"Meski beliau kini telah tiada, akan tetapi kepergian Gus Dur telah dapat memberikan manfaat kepada yang masih hidup, dimana setiap saat makamnya tidak pernah sepi dari para peziarah dan bahkan dapat menggerakkan roda ekonomi bagi warga sekitarnya," ujar habib di hadapan ribuan pengunjung.

Menurut Dr H Arja' Imroni, MA, menceritakan kebaikan Gus Dur tidak akan pernah habis. Pasalnya, banyak sisi positif yang dapat ditauladani darinya, maka tidak heran meski Gus Du telah tiada, makamnya tidak pernah sepi dari peziarah.

Saat ini, ujar Arja' Imroni, bagaimana generasi muda NU tidak sekedar bisa meneladani Gus Dur, akan tetapi lebih dari itu harus ada Gus Dur Gus Dur yang lain pada zamannya yang bisa bersikap, berperilaku dan berbuat seperti yang dilakukan Gus Dur pada masanya.

Sementara itu, Ketua Umum PP LDNU mengatakan, Gus Dur adalah sosok pemimpin ummat yang tidak pernah 'neko neko'. Meski keras dalam pendirian, akan tetapi jika dihadapkan pada persoalan ummat, beliau memilih mengalah semata-mata demi kebaikan. Makanya, sering kali pendapat Gus Dur banyak dianggap bertolak belakang dari kondisi umum,Ā  ujarnya.

Ketua panitia pelaksana Ahmad Slamet Irfan, SH kepada NU Online mengaku puas atas keberhasilan pelaksanaan Haul Gus Dur. Dimana yang semula ditargetkan pengunjungĀ  hanya dihadiri sekitar 1500 orang, akan tetapi ternyata yang hadir lebih dari 3000 orang, sehingga banyak yang tidak kebagian makanan snack, apalagi tadi malam cuaca sangat cerah, sehingga sangat mendukung kelancaran dan kesuksesan acara.

Untuk mengantisipasi gangguan arus lalu lintas di Jalan Sriwijaya, Polres Pekalongan Kota melakukan buka tutup Jalan depan Gedung aswaja dan arus ke jurusan Jakarta dialihkan lewat KH. Mas Mansur. Dan untuk keamanan dan kenyamanan pengunjung, panitia dibantu Banser, Corp Barisan Pemuda (CBP) IPNU dan Polsekta Pekalongan Barat serta Satlantas Polres Pekalongan Kota. (iz)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang